Update Covid-19 Global: Angka Kematian Indonesia Terbanyak di Asia

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 08 Juli 2021 | 09:03 WIB
Update Covid-19 Global: Angka Kematian Indonesia Terbanyak di Asia
Petugas tengah melakukan pemakaman dengan protokol COVID-19 di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Selasa (6/7/2021). [Instagram@arizapatria]

Suara.com - Dalam 24 jam terakhir, kasus positif Covid-19 diseluruh dunia bertambah 446.004 kasus. Jumlah orang yang meninggal juga masih bertambah, kali ini sebanyak 8.090 jiwa dalam satu hari.

Sementara jumlah orang yang sembuh lebih sedikit daripada kasus postif baru, yakni 359.481 orang.

Data pada situs worldometers.info per Kamis (8/7) pukul 07.45 WIB menunjukan total keseluruhan kasus Covid-19 selama pandemi telah lebih dari 185,81 juta, dengan angka kematian 4.017.017 jiwa. Sementara yang sembuh telah 170 juta orang. 

Hingga saat ini tercatat 11,72 juta orang diseluruh dunia masih positif Covid-19. Sebanyak 77.816 orang di antaranya dalam kondisi kritis.

Angka kematian harian Indonesia terbanyak di Asia

Petugas tengah melakukan pemakaman dengan protokol COVID-19 di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Selasa (6/7/2021). [Instagram@arizapatria]
Petugas tengah melakukan pemakaman dengan protokol COVID-19 di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Selasa (6/7/2021). [Instagram@arizapatria]

Kasus positif Covid-19 juga angka kematian di Indonesia kembali pecah rekor. Laporan Satgas Penanganan Covid-19 per Rabu (7/7) menunjukan 34.379 kasus positif. Sementara angka kematiannya mencapai 1.040 jiwa. 

Di Asia, penambahan angka positif di Indonesia terbanyak kedua setelah India. Sedangkan angka kematian tertinggi se-Asia. 

India yang selama ini memiliki kasus positif terbanyak di Asia juga mendominasi laporan kematian, tetapi angka kematian hariamnya kemarin masih di bawah Indonesia dengan jumlah 814 jiwa. 

Epidemiolog Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan bahwa situasi yang terjadi di Indonesia saat ini sebenarnya sudah diprediksi sejak awal tahun 2021.

"Ini sesuatu yang sudah diprediksi, bahkan pada Januari sudah saya sampaikan, bahwa 6 bulan kedepan kita akan mengalami masa puncak," ujar Dicky kepada Suara.com, Rabu, (7/7/2021).

Dicky mengatakan bahwa situasi wabah Covid-19 yang terjadi di Indonesia saat ini merupakan akumulasi kasus yang tidak terdeteksi sejak satu tahun lalu. Menurutnya, kasus masih akan melonjak hingga akhir bulan ini.

"Puncaknya sebelum akhir Juli bahkan bisa maju sedikit. Bahkan 34 ribu itu bisa dibilang kita sudah lebih dari itu," katanya.

"Dengan 1000 kematian dan angka reproduksi 1,1, infection rate 0,51 persen, setidaknya dua atau tiga minggu lalu 127 ribu kasus. Sekarang sudah lebih dari 100 ribu," imbuhnya.

Menurut Dicky, angka 34 ribu lebih banyak berasal dari fasilitas kesehatan, dan itu hanya 20 persen yang terdeteksi dari jumlah angka sebenarnya.

"Angka sebenarnya 5 kali dari itu, jadi tidak usah kaget, karena ini sudah diprediksi jauh dan akan mengalami peningkatan kasus, setidaknya sebelum akhir Juli kita akan mengalami puncaknya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 di Bantul Tambah 652 Orang, Total Ada 25.361 Orang Hingga 7 Juli 2021

Kasus Covid-19 di Bantul Tambah 652 Orang, Total Ada 25.361 Orang Hingga 7 Juli 2021

Jogja | Kamis, 08 Juli 2021 | 08:50 WIB

Sherina Munaf Positif Covid-19: Gue Sebulan Ini Gak Kemana-mana

Sherina Munaf Positif Covid-19: Gue Sebulan Ini Gak Kemana-mana

Riau | Kamis, 08 Juli 2021 | 08:27 WIB

Ibu Jangan Abaikan Setiap Tumbuh Kembang Anak, Begini Tips agar Bisa Bagi Waktu

Ibu Jangan Abaikan Setiap Tumbuh Kembang Anak, Begini Tips agar Bisa Bagi Waktu

Health | Kamis, 08 Juli 2021 | 09:00 WIB

Terkini

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB