WHO: Jumlah Kasus Sifilis Laki-laki yang Berhubungan Seks Sejenis Sangat Tinggi

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 09 Juli 2021 | 11:30 WIB
WHO: Jumlah Kasus Sifilis Laki-laki yang Berhubungan Seks Sejenis Sangat Tinggi
Ilustrasi sifilis. [shutterstcok]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa jumlah kasus sifilis sangat tinggi terjadi di antara laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki. Sifilis merupakan infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum.

Prevalensi sifilis di dunia terungkap melalui studi baru tinjauan sistematis global dan meta-analisis dari tahun 2000 hingga 2020. Temuan penelitian itu dianggap menjadi tantangan baru untuk menghilangkan sifilis sebagai ancaman kesehatan masyarakat pada 2030.  

Penelitian dipimpin oleh London School of Hygiene and Tropical Medicine, London, Inggris dan diterbitkan di Lancet Global Health. Dari laporan penelitian dituliskan bahwa laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki memiliki beban infeksi sifilis yang tinggi, dengan variasi yang signifikan antar negara dan wilayah. 

ilustrasi homoseksual.
ilustrasi hubungan laki-laki dengan sesama jenis.

Prevalensi gabungan global sifilis di antara laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki adalah 7,5 persen selama 2000-2020, dibandingkan dengan perkiraan terbaru sifilis di antara laki-laki dalam populasi umum pada tahun 2016 sebesar 0,5 persen.

Risiko terinfeks sifilis tertinggi pada laki-laki lebih dewasa di negara berpenghasilan rendah dan menengah (LMIC). Sub-analisis menunjukkan bahwa perkiraan prevalensi yang dikumpulkan lebih tinggi terjadi antara 2015-2020, dibandingkan dengan 5 tahun sebelumnya.

Beberapa negara juga melaporkan peningkatan infeksi sifilis yang tinggi dan berkelanjutan di antara laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki.

WHO memperkirakan, ada 7 juta orang di dunia yang terinfeksi sifilis selama 2020. WHO telah menetapkan target untuk mengurangi kejadian sifilis hingga 90 persen pada 2030, tetapi respons global dinilai lambat. 

"Meskipun ada sedikit pengurangan sifilis kongenital sebagai akibat dari peningkatan intervensi dalam perawatan antenatal, seperti skrining dan pengobatan sifilis untuk wanita hamil yang makin mendesak," kata WHO, dikutip dari situs resminya.

Sifilis sebenarnya dapat dicegah dan disembuhkan dengan biaya yang hemat. Tes di tempat perawatan yang mudah digunakan dan murah, mencakup tes cepat pemeriksaan darah. Hasilnya akan keluar dalam waktu kurang dari 20 menit. 

Platform yang digunakan untuk pemeriksaan sifilis juga sama dengan pendeteksi HIV.

Sementara itu, pengobatan menggunakan penisilin benzatin suntik juga tergolong mudah dilakukan dan tidak mahal. Akan tetapi, tantangan utamanya bahwa populasi yang berisiko lebih tinggi untuk sifilis, khususnya di LMIC, seringkali tidak dapat mengakses layanan tersebut karena hambatan struktural, termasuk kriminalisasi, hambatan kebijakan dan hukum, diskriminasi serta kekerasan. 

Seperti yang direkomendasikan oleh WHO, pemerintah harus mengatasi hambatan struktural tersebut sebagai prioritas.

“Tinjauan pertama prevalensi sifilis global di antara laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki menyoroti kebutuhan mendesak untuk meningkatkan akses ke layanan tes, pengobatan dan pencegahan sifilis,” kata Direktur Departemen Program HIV, Hepatitis, dan IMS Global WHO Dr Meg Doherty.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Penanganan Covid-19, Siti Fadilah Semprot Pemerintah yang Selalu Ikuti WHO

Soal Penanganan Covid-19, Siti Fadilah Semprot Pemerintah yang Selalu Ikuti WHO

Surakarta | Kamis, 08 Juli 2021 | 15:04 WIB

Benarkah Tocilizumab Ampuh Cegah Kematian Akibat Covid-19? Ini Penjelasannya

Benarkah Tocilizumab Ampuh Cegah Kematian Akibat Covid-19? Ini Penjelasannya

Health | Kamis, 08 Juli 2021 | 15:30 WIB

Direkomendasikan WHO Untuk Cegah Kematian Akibat Covid-19, Segini Harga Obat Tocilizumab

Direkomendasikan WHO Untuk Cegah Kematian Akibat Covid-19, Segini Harga Obat Tocilizumab

Health | Kamis, 08 Juli 2021 | 11:55 WIB

Terkini

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB