Peneliti: Banyak Mantan Pasien Covid-19 Kesulitan Kembalikan Bobot Tubuh Mereka

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 13 Juli 2021 | 18:30 WIB
Peneliti: Banyak Mantan Pasien Covid-19 Kesulitan Kembalikan Bobot Tubuh Mereka
Ilustrasi timbangan. (Unsplash.com)

Suara.com - Beberapa orang yang mengalami gejala Covid-19 parah mungkin harus berjuang ekstra untuk mendapatkan kembali berat badan yang hilang selama berbulan-bulan setelahnya. Hal ini disebabkan karena masalah gastrointestinal (GI) atau saluran pencernaan yang terjadi pada pasien Covid-19. 

Melansir dari US News, Covid-19 terutama merupakan penyakit pernapasan, namun GI seperti mual, diare dan bahkan pendarahan di saluran pencernaan telah menjadi salah satu manifestasinya.

"Dalam beberapa kasus, masalah GI adalah satu-satunya gejala yang jelas," kata Dr. Arvind Trindade, dari Feinstein Institutes for Medical Research di Northwell Health di Manhasset, New York.

Pada penelirian ini, Trindade dan rekan-rekannya memeriksa catatan dari lebih dari 17.000 pasien yang dirawat di rumah sakit karena Covid-19 dalam sistem kesehatan mereka antara Maret 2020 dan Januari 2021. Secara keseluruhan, mereka menemukan hampir seperlima memiliki masalah GI ketika mereka tiba di rumah sakit.

Paling sering, gejala muncul dengan peradangan pada saluran pencernaan yang menyebabkan gejala seperti mual, kram dan diare. Sementara itu, banyak pasien lain mengalami pendarahan GI, sementara sebagian kecil mengalami peradangan di pankreas yang dapat memicu sakit perut dan muntah.

Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)
Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)


"Masalah umum lainnya adalah kekurangan gizi yang dapat terjadi ketika pasien sakit parah di rumah sakit untuk jangka waktu yang lama," kata Trindade.

Dari pasien yang menjadi kurang gizi selama mereka tinggal di rumah sakit, mereka secara signifikan masih mengalami kesulitan mendapatkan kembali berat badan enam bulan kemudian.

Trindade menyatakan bahwa kondisi tersebut cukup mencolok, dan tidak ada penjelasan yang jelas. Dalam pengalamannya, pasien dengan penurunan berat badan terus-menerus mengatakan mereka mencoba untuk menambah berat badan tetapi sulit. 

"Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami alasannya," kata Trindade.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Cara dr Lois Owien Produksi Konten Covid-19 Hingga Membuat Sebagian Publik Percaya

Begini Cara dr Lois Owien Produksi Konten Covid-19 Hingga Membuat Sebagian Publik Percaya

Batam | Selasa, 13 Juli 2021 | 16:00 WIB

Hotel di Sleman Tawarkan Paket Isoman, Dongkrak Okupansi di Tengah Pandemi

Hotel di Sleman Tawarkan Paket Isoman, Dongkrak Okupansi di Tengah Pandemi

Jogja | Selasa, 13 Juli 2021 | 16:15 WIB

GOR Kecamatan Matraman Disiapkan untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

GOR Kecamatan Matraman Disiapkan untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Foto | Selasa, 13 Juli 2021 | 16:03 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB