10 Gejala Covid-19 Varian Delta Lengkap dengan Beda Gejala Varian Umum Lainnya

Dany Garjito

Kamis, 15 Juli 2021 | 13:48 WIB
10 Gejala Covid-19 Varian Delta Lengkap dengan Beda Gejala Varian Umum Lainnya
10 Gejala Covid-19 Varian Delta Lengkap dengan Beda Gejala Varian Umum Lainnya. (Suara.com/Eko Faizin)

Suara.com - Gejala Covid-19 varian Delta apa saja? Lalu apa beda gejala covid-19 Delta dengan gejala varian umum lainnya? Mari simak penjelasan berikut ini.

COVID-19 VARIAN DELTA

Menurut World Health Organization (WHO), Covid adalah penyakit yang berasal dari virus severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang saat ini sudah terjadi mutasi menjadi bermacam-macam. Salah satunya adalah Covid-19 varian delta yang awalnya ditemukan di India, serta telah menyebar lebih dari 80 negara. Beberapa penelitian menunjukan bahwa jenis varian ini lebih menular daripada varian lainnya.

dr. Indra Yovi, SpP (K), Dokter Spesialis Paru & Pernapasan Eka Hospital Pekanbar mengatakan, tren kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat sejak akhir Mei 2020. Saat ini, Covid-19 disertai munculnya Virus Corona Varian Delta.

Virus Corona Varian Delta memiliki nama kode B.1.617.2 dan pertama kali terdeteksi di India pada akhir 2020. Penelitian menunjukan bahwa Varian Delta dikaitkan dengan risiko penularan yang diperkirakan 60 persen lebih tinggi daripada Varian Alfa, yang sudah jauh lebih menular daripada versi asli virus.

INFOGRAFIS: Perbedaan Varian Covid-19 Delta, Delta Plus, Lambda dan Kappa
INFOGRAFIS: Perbedaan Varian Covid-19 Delta, Delta Plus, Lambda dan Kappa

BEDA GEJALA COVID-19 DELTA DENGAN UMUM

Untuk lebih jelasnya, langsung saja simak ulasan tentang perbedaan gejala Covid-19 varian Delta dan umum.  

Gejala varian Delta:

  1. Demam
  2. Mual dan muntah
  3. Flu parah
  4. Sakit kepala
  5. Sakit tenggorokan
  6. Batuk
  7. Diare
  8. Sakit perut
  9. Nyeri sendi
  10. Hilang selera makan

Gejala varian umum

Sementara gejala varian umum adalah:

  1. Sesak nafas
  2. Demam
  3. Batuk
  4. Sakit tenggorokan
  5. Sakit kepala
  6. Anosmia (kehilangan indera penciuman dan perasa)

GEJALA COVID-19 VARIAN DELTA: GEJALA RINGAN

INFOGRAFIS: Beda Gejala Pasien Covid-19 Ringan, Sedang, dan Berat
INFOGRAFIS: Beda Gejala Pasien Covid-19 Ringan, Sedang, dan Berat

Gejala covid-19 varian delta masih bisa dibedakan lagi dari gejala ringan, sedang, dan berat.

Gejala ringan covid-19 varian delta

  • Gejala ringan berupa
  • Demam
  • Batuk
  • Nyeri tenggorokan
  • Anoreksia
  • Sakit kepala

GEJALA COVID-19 VARIAN DELTA: GEJALA SEDANG

Gejala sedang covid-19 varian delta

  • Demam
  • Batuk
  • Sesak nafas
  • Nafas cepat

GEJALA COVID-19 VARIAN DELTA: GEJALA BERAT

Gejala berat covid-19 varian delta adalah demam ditambah salah satu dari:

  • Frekuensi nafas >30x/menit
  • Distres pernafasan
  • Saturasi oksigen 93 persen tanpa bantuan oksigen

Penting untuk diperhatikan, bahwa varian Delta dinilai jauh lebih berbahaya dari varian umum. Oleh karena itu, seluruh masyarakat diimbau untuk tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan. Tetap ikuti protokol kesehatan dengan ketat agar tidak terpapar Covid-19 varian Delta atau varian apapun. 

CARA VIRUS COVID-19 VARIAN DELTA MENULAR

INFOGRAFIS: Sudah Vaksin Covid-19 Masih Bisa Sebarkan Varian Delta?
INFOGRAFIS: Sudah Vaksin Covid-19 Masih Bisa Sebarkan Varian Delta?

Virus covid-19 varian delta bisa menular dengan beberapa cara, antara lain:

  • Transmisi droplet, sangat ditekankan dalam penggunaan masker.
  • Transmisi udara (aerosol), sangat disarankan untuk melakukan kegiatan seperti rapat
    di dalam ruangan terbuka dan tetap menggunakan masker.
  • Transmisi fomit, sangat ditekankan untuk pentingnya melakukan cuci tangan.

KENAPA WAJIB ISOLASI MANDIRI?

Tujuan isolasi mandiri adalah untuk memutuskan mata rantai penularan Covid-19. Jika tidak dilakukan isolasi mandiri maka jika seorang terkonfirmasi positif Covid -19 dan tetap melakukan aktivitas, maka dia akan menularkan virus tersebut kepada rekan kerja, teman, keluarga serta orang lain di lingkungan sekitar.

KAPAN HARUS ISOLASI MANDIRI DAN KAPAN HARUS KE RUMAH SAKIT?

Isolasi mandiri bisa dilakukan jika PCR positif dan tanpa gejala (sesak). Namun jika memiliki gejala sesak napas lebih dari 24 kali dalam satu menit dan saturasi oksigen < 94 persen harus dirujuk ke rumah sakit.

INFOGRAFIS: Lakukan Proning untuk Menaikkan Saturasi Oksigen
INFOGRAFIS: Lakukan Proning untuk Menaikkan Saturasi Oksigen

ISOLASI MANDIRI HARUS BERAPA LAMA?

Lamanya waktu isolasi mandiri diklasifikasikan menjadi 4, sebagai berikut:

  • Tanpa gejala: 10 hari sejak pengambilan tes Covid-19.
  • Gejala ringan: 10 hari ditambah 3 hari bebas gejala apapun.
  • Gejala sedang: 10 hari sejak timbul gejala ditambah 3 hari bebas gejala.
  • Gejala berat: 1x PCR negatif ditambah 3 hari bebas gejala. Pemantauan lanjutan isolasi
    mandiri 7 hari.

Covid-19? APA YANG HARUS DILAKUKAN JIKA TERPAPAR COVID-19?

INFOGRAFIS: Ini Panduan Isolasi Mandiri di Rumah Menurut WHO
INFOGRAFIS: Ini Panduan Isolasi Mandiri di Rumah Menurut WHO

Apa yang harus dilakukan jika terpapar Covid-19? Jika Anda mengalami gejala ringan seperti sesak napas, demam, dan batuk, ini yang harus dilakukan:

  1. Segera lakukan isolasi mandiri
  2. Menjauhkan diri dari kerumunan atau anggota keluarga lainnya
  3. Hubungi dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan panduan yang jelas

Hal ini perlu dilakukan karena setiap orang belum tentu mengalami ciri-ciri yang sama, terlebih untuk mereka yang memiliki penyakit bawaan.

Demikian penjelasan tentang gejala Covid-19 varian Delta lengkap dengan beda gejala covid-19 Delta dengan gejala varian umum lainnya.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:05 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:49 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!

Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!

News | Rabu, 22 April 2026 | 09:22 WIB

Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?

Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?

News | Selasa, 14 April 2026 | 08:49 WIB

WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?

WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?

Your Say | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:45 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB