Ini 4 Obat Mahal yang Diimpor Luhut untuk Atasi Covid-19

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 15 Juli 2021 | 15:00 WIB
Ini 4 Obat Mahal yang Diimpor Luhut untuk Atasi Covid-19
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali. (Youtube)

Menurutnya, obat ini belum terlalu banyak digunakan di Indonesia untuk pasien Covid-19. Tocilizumab juga tergolong obat mahal, karena terdiri dari antibodi monoclonal yang memiliki kemiripan dengan reseptor virus corona SARS Cov-2. Obat ini juga memiliki sifat anti interleukin-6 untuk mencegah terjadinya inflamasi yang bisa berujung badai sitokin.

Obat Covifor (Remdesivir) (Dok. PPG)
Obat Covifor (Remdesivir) (Dok. PPG)

3. Remdesivir

Remdesivir merupakan salah satu obat yang digunakan untuk mengobati pasien virus corona Covid-19 rawat inap. Obat ini diperuntukkan bagi orang dewasa dan anak-anak yang setidaknya berusia 12 tahun dan berat badannya minimal 40 kilogram.

Sebelum memberikan obat remdesivir dilansir dari Drugs, dokter akan melakukan tes darah untuk memastikan Anda tidak memiliki kondisi yang akan mencegah Anda menggunakan remdesivir dengan aman.

Obat ini akan diberikan melalui infus ke pembuluh darah, yang biasanya memakan waktu 30 hingga 20 menit untuk menyelesaikannya. Remdesivir biasanya diberikan sekali sehari selama 5 sampai 10 hari. Tapi, Anda harus tetap berada di bawah perawatan dokter ketika menjalani pengobatan remdesivir.

Obat remdesivir ini juga bisa menimbulkan sejumlah efek samping, seperti sakit kepala parah, detak jantung cepat, lambat dan berdebar, pembengkakan di wajah, mual, demam, gatal dan berkeringat, pusing, mengi hingga kesulitan bernapas.

Adapun tanda-tanda alergi akibat obat remdesivir, yakni gatal-gatal, sulit berpanas, pembengkakan pada wajah, bibir, lidah atau tenggorokan. Anda harus mencari bantuan medis segera bila mengalami kondisi tersebut.

4. Favipiravir

Favipiravir (Avigan) adalah obat turunan pyrazinecarboxamide dengan aktivitas melawan virus RNA. Favipiravir diubah menjadi turunan ribofuranosyltriphosphate oleh enzim inang dan secara selektif menghambat RNA polimerase yang bergantung pada RNA virus influenza.

baca juga

Pada tahun 2012 dilansir dari Precision Vaccinations, Favipiravir disetujui untuk diproduksi dan dijual di Jepang sebagai antivirus influenza. Tapi, Favipiravir hanya digunakan bila ada wabah infeksi virus influenza baru atau yang muncul kembali.

Ilustrasi obat-obatan (pixabay)
Ilustrasi obat-obatan (pixabay)

Obat Favipiravir ini diketahui secara selektif bisa menghambat RNA polimerase yang diperlukan untuk replikasi virus influenza. Karena mekanisme aksi ini, Favipiravir diharapkan berpotensi memiliki efek antivirus pada virus corona Covid-19, karena seperti virus influenza.

Obat ini bisa digunakan pada banyak pasien virus corona Covid-19 ringan hingga sedang dan dirawat di rumah. Mirip dengan antivirus lainnya, Favipiravir harus diberikan lebih awal setelah timbulnya gejala untuk mengurangi viremia secara efektif.

Perannya dalam memperpendek virus juga bisa memiliki dampak epidemiologi, karena bisa mengurangi penularan virus di rumah dan lingkunga. Tapi, sebuah laporan menunjukkan Favipiravir ini tidak bisa diberikan kepada ibu hamil dan akan hamil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPOM Izinkan Penggunaan Obat Cacing Ivermectin untuk Pasien Covid-19

BPOM Izinkan Penggunaan Obat Cacing Ivermectin untuk Pasien Covid-19

Health | Kamis, 15 Juli 2021 | 13:44 WIB

Seperempat Pasien di Swiss Masih Alami Gejala Virus Corona Hingga 6 Bulan

Seperempat Pasien di Swiss Masih Alami Gejala Virus Corona Hingga 6 Bulan

Health | Kamis, 15 Juli 2021 | 10:18 WIB

Orang Pertama yang Positif Covid-19 di India Kembali Terinfeksi Virus Corona

Orang Pertama yang Positif Covid-19 di India Kembali Terinfeksi Virus Corona

News | Kamis, 15 Juli 2021 | 09:21 WIB

Terkini

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB