Studi: Covid-19 Jangka Panjang Bisa Muncul dalam 200 Macam Gejala

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Jum'at, 16 Juli 2021 | 17:07 WIB
Studi: Covid-19 Jangka Panjang Bisa Muncul dalam 200 Macam Gejala
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Gejala Covid-19 jangka panjang (Long Covid) dikaitkan dengan lebih dari 200 gejala mulai dari kelelahan dan nyeri sendi hingga kondisi otak dan jantung. Hal ini dinyatakan dalam studi internasional yang dipimpin oleh tim di University College London.

Melansir dari Independent, gejala jangka panjang Covid-19 yang paling umum adalah kelelahan (dialami oleh 98 persen responden), malaise pasca aktivitas (memburuknya gejala setelah aktivitas fisik atau mental, dialami oleh 89 persen), dan disfungsi kognitif, sering disebut kabut otak (dialami oleh 85 persen responden).

Gejala lain termasuk halusinasi visual, tremor, kulit gatal, perubahan siklus menstruasi, disfungsi seksual, jantung berdebar, masalah kontrol kandung kemih, herpes zoster, kehilangan memori, penglihatan kabur, diare, dan tinnitus.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Lancet's EClinicalMedicine ini melibatkan 3.762 peserta dari 56 negara di mana 1.020 di antaranya merupakan kasus terkonfirmasi dan 2.742 yang diduga mengidap Covid-19.

"Meskipun ada banyak diskusi publik seputar Covid-19 yang gejalanya bertahan lama, ada beberapa studi sistematis yang menyelidiki populasi ini karenanya relatif sedikit yang diketahui tentang rentang gejalanya," kata Dr Athena Akrami, seorang ahli saraf di Sainsbury Wellcome Center di UCL dan penulis senior laporan tersebut.

Ilustrasi Covid-19. (Elements Envato)
Ilustrasi Covid-19. (Elements Envato)


Studi ini menemukan bahwa kemungkinan gejala yang berlangsung lebih dari 35 minggu (delapan bulan) adalah 91,8 persen. Di antara semua responden, 3.608 (96 persen) melaporkan gejala yang berlangsung lebih dari 90 hari, sementara 2.454 (65 persen) mengalami gejala setidaknya selama 180 hari.

Di antara mereka yang mengalami gejala setidaknya selama enam bulan yang paling umum termasuk kelelahan (80 persen), malaise pasca-aktivitas (73 persen), disfungsi kognitif (58 persen), gejala sensorimotor (56 persen), sakit kepala. (54 persen), dan masalah memori (51 persen).

"Untuk pertama kalinya penelitian ini menyoroti spektrum gejala yang luas, terutama neurologis, lazim dan persisten pada pasien dengan Covid yang lama," ujar Dr Akrami.

"Disfungsi memori dan kognitif, yang dialami oleh lebih dari 85 persen responden, adalah gejala neurologis yang paling pervasif dan bertahan, sama-sama umum di semua usia, dan dengan dampak substansial pada pekerjaan," imbuhnya. 

baca juga

Sakit kepala, insomnia, vertigo, neuralgia, perubahan neuropsikiatri, tremor, kepekaan terhadap kebisingan dan cahaya, halusinasi (penciuman dan lainnya), tinnitus, dan gejala sensorimotor lainnya juga umum terjadi. Mereka juga sering kali mengalami masalah neurologis yang lebih besar yang melibatkan pusat dan sistem saraf perifer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pecah Rekor, Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia Bertambah 1.205 Jiwa

Pecah Rekor, Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia Bertambah 1.205 Jiwa

News | Jum'at, 16 Juli 2021 | 16:34 WIB

BEM FISIP Unpad Nyatakan Berdiri Bersama Presiden Jokowi, Tapi Ujungnya Nyesek

BEM FISIP Unpad Nyatakan Berdiri Bersama Presiden Jokowi, Tapi Ujungnya Nyesek

Jabar | Jum'at, 16 Juli 2021 | 16:33 WIB

Mobil Darurat Covid-19 dari Omesh, Ini Cara Menghubunginya

Mobil Darurat Covid-19 dari Omesh, Ini Cara Menghubunginya

News | Jum'at, 16 Juli 2021 | 16:32 WIB

Terkini

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

×