Dianggap Sehat, 4 Kebiasaan Ini Ternyata Bisa Merusak Gigi

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Minggu, 18 Juli 2021 | 10:28 WIB
Dianggap Sehat, 4 Kebiasaan Ini Ternyata Bisa Merusak Gigi
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Beberapa hal yang dilakukan setiap hari dan dianggap sehat, ternyata dapat merugikan kesehatan gigi Anda. Memang kebiasaan ini tidak langsung menyebabkan dampak buruk pada kesehatan gigi.

Namun jika dilakukan secara terus-menerus, risiko kerusakan gigi akan terus meningkat seiring waktu. Dilansir dari Live Strong, berikut kebiasaan yang dapat merusak gigi tanpa Anda sadari.

1. Menggosok gigi terlalu keras

Sikat berbulu keras bersifat abrasif pada gigi dan gusi. Maka dari itu gunakan sikat berbulu lembut dan sika dengan ringan selama dua menit penuh.

Menggosok atau menyikat gigi terlalu keras menekan juga tidak perlu. "Tekanan menyikat ringan menghilangkan residu lengket pada gigi. Setelah mengeras menjadi kalkulus, hanya profesional gigi yang dapat menghilangkannya" kata Michelle McGregor, RDH, MEd, profesor dan direktur Program Kebersihan Gigi di Sekolah Kedokteran Gigi Universitas Virginia Commonwealth.

2. Langsung menyikat gigi 

Baru saja menyeruput air lemon? Langsung menyikat gigi setelahnya dapat menyebabkan masalah.

"Adalah keliru bahwa jika Anda makan atau minum sesuatu yang asam, Anda harus segera menyikatnya. Asam itu sedikit melembutkan email, jadi menyikat segera setelah itu dapat memperburuk kerusakan," jelas McGregor.

Karenanya, bilas mulut Anda setelah makan atau minum makanan asam. Umumnya, dibutuhkan 20 menit setelah makan agar pH di mulut kembali ke netral secara alami. Jika sudah melewati waktu tersebut, Anda boleh sikat gigi.

Ilustrasi sikat gigi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi sikat gigi. (Sumber: Shutterstock)

3. Minum jus tiap hari

Banyak dari kita lebih suka membuat jus untuk mencukupi asupan buah dan sayuran yang direkomendasikan setiap hari. Jadi membuat jus mungkin tampak seperti cara mudah untuk menambahkan satu atau dua porsi buah ke perut.

Tapi jus hijau, jus bit, jus wortel, jus buah atau sayuran segar apa pun mengandung gula yang sangat tinggi. "Jus buah lebih buruk daripada air lemon dan soda untuk gigi Anda," kata McGregor.

Untuk itu, cobalah untuk makan buah utuh. Sebab Anda akan mengunyah sesuatu, yang baik untuk gigi sekaligus merangsang produksi air liur.

Ilustrasi minum jus (Shutterstock)
Ilustrasi minum jus (Shutterstock)

4. Minum air lemon

Seperti diketahui, lemon memiliki tingkat keasaman tinggi. Lingkungan asam di mulut Anda memecah enamel dan bercampur dengan bakteri untuk memicu pembusukan, jelas McGregor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Menghilangkan Bau Mulut dengan Mudah dan Ampuh

Cara Menghilangkan Bau Mulut dengan Mudah dan Ampuh

Health | Jum'at, 02 Juli 2021 | 17:57 WIB

Jangan Diabaikan, Ini 4 Tanda Anda Sikat Gigi Berlebihan dan Terlalu Keras

Jangan Diabaikan, Ini 4 Tanda Anda Sikat Gigi Berlebihan dan Terlalu Keras

Health | Kamis, 01 Juli 2021 | 09:30 WIB

Cara Menghilangkan Karang Gigi Mudah dan Ketahui Penyebabnya

Cara Menghilangkan Karang Gigi Mudah dan Ketahui Penyebabnya

Health | Selasa, 22 Juni 2021 | 13:07 WIB

Terkini

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB