Penyebab Kulit Beruntus dan 6 Cara Mengatasinya

Vania Rossa

Rabu, 21 Juli 2021 | 06:27 WIB
Penyebab Kulit Beruntus dan 6 Cara Mengatasinya
Ilustrasi kulit beruntus. (Pixabay/kropekk_pl)

Suara.com - Pernah mengalami munculnya bintil-bintil kecil dan banyak di permukaan kulit? Kondisi ini umumnya tidak menimbulkan gejala nyeri ataupun gatal, namun bisa membuat Anda tak percaya diri.

Kulit beruntus ini disebut keratosis pilaris atau penyakit kulit ayam, karena tekstur kulitnya mengingatkan kita pada kulit ayam yang kasar. Meskipun tidak berbahaya dan tidak menular, kondisi ini bisa sangat mengganggu. Dan jika tidak diobati, bisa menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu.

Lalu, apa penyebab kulit beruntus tersebut? Dilansir dari Bright Side, ini 6 penyebab yang paling umum, dan cara mengatasinya.

1. Anda tidak mengonsumsi cukup lemak
Saat Anda mencoba menurunkan berat badan, hal pertama yang akan Anda pangkas dari makanan sehari-hari adalah lemak. Namun pada kenyataannya, menghilangkan lemak sehat dapat menyebabkan Anda bertambah gemuk dan dapat memperburuk kondisi kulit tertentu. Ketika tubuh Anda tidak mendapatkan cukup asam lemak omega 3 dan omega 6 esensial, itu dapat menyebabkan peradangan kulit, membuat kulit jadi beruntusan.

Untuk mengatasinya, cobalah konsumsi lebih banyak makanan yang kaya akan asam lemak. Ahli gizi merekomendasikan untuk memasukkan ikan berlemak seperti salmon, tuna, dan makerel ke dalam makanan Anda.

2. Penggunaan scrub yang terlalu kasar
Pengelupasan kulit memang dapat membantu menghaluskan kulit yang beruntusan, tetapi pasrtikel scrub yang terlalu keras dapat memperburuk kondisi. Partikel kasar dalam scrub dapat mengiritasi kulit, menyebabkannya gatal dan mengelupas.

Alih-alih menggunakan scrub dengan partikel besar yang bentuknya tidak beraturan, cobalah memijat kulit Anda dengan lembut menggunakan loofah atau batu apung.

3. Anda sedang mandi air panas
Meskipun mandi air panas tidak menyebabkan kulit beruntusan, berada di dalam air panas terlalu lama dapat memperburuk kondisi. Mandi terlalu lama menghilangkan minyak alami dari kulit, membuatnya kering dan teriritasi.

Sebagai gantinya, mandilah dengan air hangat sebentar dan tepuk-tepuk kulit Anda dengan lembut untuk mencegah iritasi lebih lanjut.

baca juga

4. Anda mungkin makan terlalu banyak mengonsumsi produk susu
Produk susu dapat menimbulkan alergi dan dapat menyebabkan kulit beruntusan, Banyak orang mengembangkan intoleransi terhadap protein yang ditemukan dalam susu dari waktu ke waktu, yang dapat menyebabkan iritasi kulit, jerawat, dan keratosis pilaris.

Untuk mengatasinya, Anda tidak perlu menghilangkan produk susu dari diet Anda. Tetapi cobalah untuk menghindarinya selama 6 minggu untuk melihat apakah kondisi kulit beruntusan Anda membaik.

5. Anda menggunakan sabun wangi
Kulit beruntusan dapat disebabkan oleh penumpukan keratin di pori-pori, dan produk perawatan kulit komedogenik dapat memperburuknya. Sabun favorit Anda mungkin beraroma harum seperti bunga, tetapi kemungkinan besar sabun tersebut mengandung aditif buatan yang dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan peradangan kulit.

Solusinya, pilih produk perawatan kulit yang lembut dan hipoalergenik yang tidak akan mengiritasi kulit sensitif.

6. Anda mengenakan pakaian ketat
Mengenakan pakaian ketat tidak baik untuk kesehatan Anda, termasuk dapat memperburuk ruam kulit ayam. Pakaian ketat membuat kulit Anda sulit bernapas dan dapat menyebabkan gesekan yang menyebabkan iritasi kulit lebih lanjut.

Pertimbangkan untuk mengenakan pakaian longgar yang terbuat dari kain yang ramah di kulit, seperti katun organik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas! Perawatan Kulit Kamu Bisa Terhambat oleh 7 Kebiasaan Buruk Ini

Awas! Perawatan Kulit Kamu Bisa Terhambat oleh 7 Kebiasaan Buruk Ini

Your Say | Selasa, 20 Juli 2021 | 09:43 WIB

Awas, Kekurangan Asupan Vitamin Ini Bikin Kulit Sensitif

Awas, Kekurangan Asupan Vitamin Ini Bikin Kulit Sensitif

Health | Selasa, 20 Juli 2021 | 08:26 WIB

Abai Perawatan Wajah di Masa Pandemi, Awas Risiko Skindemik, Apa Itu?

Abai Perawatan Wajah di Masa Pandemi, Awas Risiko Skindemik, Apa Itu?

Health | Senin, 19 Juli 2021 | 10:17 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB