Studi: Orang dengan Masalah Kejiwaan Berisiko Lebih Tinggi Alami Covid-19 Parah

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 21 Juli 2021 | 11:00 WIB
Studi: Orang dengan Masalah Kejiwaan Berisiko Lebih Tinggi Alami Covid-19 Parah
Ilustrasi gangguan suasana hati. (freepik)

Suara.com - Orang dengan ganguan kejiwaan lebih tinggi risikonya untuk mengalami Covid-19 parah. Orang dengan kondisi ini dua kali lebih mungkin membutuhkan perawatan rumah sakit dan mengalami kematian saat terinfeksi Covid-19. 

Studi yang diprakarsai oleh Jaringan Immuno-NeuroPsychiatry dari European College of Neuropsychopharmacology yang mengumpulkan data dari 33 penelitian dari 22 negara. Ini terdiri dari 1.469.731 pasien Covid-19, di mana 43.938 di antaranya mengalami gangguan jiwa.

Melansir dari Healthshots, penelitian ini telah diterbitkan dalam jurnal peer-review Lancet Psychiatry.

Individu dengan gangguan psikotik dan gangguan suasana hati, serta pasien yang menerima pengobatan dengan antipsikotik atau ansiolitik (obat penurun kecemasan) muncul sebagai kelompok yang paling rentan untuk kematian terkait Covid-19. Pasien dengan gangguan penggunaan zat juga berisiko lebih tinggi untuk dirawat di rumah sakit setelah Covid-19.

Ilustrasi gangguan jiwa [shutterstock]
Ilustrasi gangguan jiwa [shutterstock]


Penulis penelitian menyerukan pentingnya bagi otoritas kesehatan nasional dan internasional untuk mengambil tindakan bersama dengan menawarkan vaksinasi prioritas kepada pasien dengan penyakit mental yang parah, cacat intelektual, dan gangguan penggunaan zat. Mereka juga menekankan perlunya menyoroti urgensi tindakan untuk mengatasi kemungkinan berkurangnya akses ke perawatan.

"Bersama dengan banyak rekan dari asosiasi psikiatri nasional dan internasional, kami telah mengadvokasi untuk prioritas vaksinasi SARS-CoV-2 pasien dengan penyakit mental yang parah," kata penulis ystudi, Dr Livia De Picker, dari University Psychiatric Hospital Campus Duffel, Belgia.

"Penelitian  menunjukkan bahwa gangguan mental yang sudah ada sebelumnya, khususnya gangguan psikotik dan suasana hati, serta paparan antipsikotik dan obat penurun kecemasan dikaitkan dengan kematian akibat Covid-19. Dengan bukti baru ini, tidak mengambil tindakan bukan lagi pilihan," tambah De Picker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik! Pasien Covid-19 RSD Wisma Atlet Terus Berkurang, Keterisian Turun Jadi 62%

Kabar Baik! Pasien Covid-19 RSD Wisma Atlet Terus Berkurang, Keterisian Turun Jadi 62%

News | Rabu, 21 Juli 2021 | 09:33 WIB

Hampir 5 Ribu Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Masih Jalani Perawatan

Hampir 5 Ribu Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Masih Jalani Perawatan

Jakarta | Rabu, 21 Juli 2021 | 09:33 WIB

Sumbang Kasus Covid-19 Hingga 12 Persen, Seberapa Penting Memvaksinasi Anak Saat Ini?

Sumbang Kasus Covid-19 Hingga 12 Persen, Seberapa Penting Memvaksinasi Anak Saat Ini?

Health | Rabu, 21 Juli 2021 | 09:32 WIB

Terkini

Hasil Timnas Indonesia vs Malaysia: Tak Ada Gol, Maarten Paes Man of The Match

Hasil Timnas Indonesia vs Malaysia: Tak Ada Gol, Maarten Paes Man of The Match

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:44 WIB

BRI Bagi-bagi Tiket Bioskop Gratis Setiap Hari Kamis

BRI Bagi-bagi Tiket Bioskop Gratis Setiap Hari Kamis

Bri | Senin, 28 September 2026 | 21:26 WIB

Kabut Asap Mengepung Sungai Musi, Mereka Tetap Bekerja demi Penghasilan

Kabut Asap Mengepung Sungai Musi, Mereka Tetap Bekerja demi Penghasilan

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 21:21 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

News | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Bri | Senin, 28 September 2026 | 21:18 WIB

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

News | Senin, 28 September 2026 | 21:17 WIB

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

News | Senin, 28 September 2026 | 21:12 WIB

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:06 WIB

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 21:05 WIB

×