Penelitian: Mayoritas Pasangan Tetap Puas pada Hubungannya Usai Punya Anak

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 24 Juli 2021 | 11:28 WIB
Penelitian: Mayoritas Pasangan Tetap Puas pada Hubungannya Usai Punya Anak
Keluarga kecil

Suara.com - Banyak anggapan bahwa kepuasan hubungan menurun saat transisi menjadi orangtua pertama. Namun sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa kepuasan hubungan seiring hadirnya anak tidak begitu terpengaruh. 

Melansir dari Medical Xpress, peneliti dari UTM, Nathan Leonhardt yang sedang mengejar gelar Ph.D dalam psikologi sosial telah menemukan bahwa transisi menjadi orangtua tidak selalu berarti kepuasan hubungan dan komitmen yang menurun.

Leonhardt mempelajari lebih dari 200 pasangan dari tahap pralahir hingga 12 bulan pascapersalinan. Mereka menemukan bahwa banyak pasangan mempertahankan kepuasan dan komitmen yang tinggi di tahun pertama menjadi orangtua.

"Mayoritas yang jelas (81 persen) dari 203 pasangan menjalani transisi dengan komitmen tinggi dan setidaknya kepuasan yang cukup tinggi," kata Leonhardt. 

"Dan kami belajar bahwa perbedaan besar sejauh yang berakhir dengan transisi dengan baik adalah orang-orang yang memiliki hubungan baik memasuki masa transisi ini," imbuhnya. 

Ilustrasi pasangan (unsplash.com/Jonathan Borba).
Ilustrasi pasangan (unsplash.com/Jonathan Borba).


Dia mengatakan bahwa banyak dari pasangan yang memiliki pandangan yang lebih realistis tentang menjadi orangtua, tidak menghindari hubungan emosional dengan pasangan mereka, merasa pasangan mereka membantu mereka tumbuh sebagai pribadi, dan percaya pasangan mereka berkomitmen untuk hubungan adalah mereka yang paling mungkin untuk berhasil menavigasi transisi saat awal menjadi orangtua.

Penelitian ini dapat menunjukkan kepada pasangan bahwa masih mungkin untuk menavigasi transisi menjadi orang tua dengan sukses. Penelitian ini telah diterbitkn pada Journal for Marriage and Family.

"Jadi dengan sesuatu seperti transisi menjadi orangtua, saya ingin dapat melihat apakah kita dapat mematahkan beberapa narasi umum dan memberi orang sedikit lebih banyak harapan," ujar Leonhardt.

Dia menambahkan bahwa temuannya menunjukkan bahwa pasangan tidak harus perlu mengadu ke orang tua untuk menyelamatkan hubungan yang bermasalah.

"Sebagai aturan umum, jika hal-hal tidak berjalan dengan baik dalam hubungan Anda, menambahkan orang lain ke keluarga ini mungkin bukanlah hal yang harus Anda lakukan untuk mencoba menyelesaikan masalah hubungan yang Anda miliki," kata Leonhardt.

"Jika Anda berdua menjalaninya dengan hubungan yang kokoh, Anda berkomitmen untuk ini bersama, Anda realistis tentang tantangan dan peluang yang dimiliki transisi ini, ada peluang lebih baik bahwa Anda akan berhasil menavigasi ini," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muslim, Putri Titian Malah Sekolahkan Anak di Sekolah Kristen

Muslim, Putri Titian Malah Sekolahkan Anak di Sekolah Kristen

Lampung | Sabtu, 24 Juli 2021 | 09:49 WIB

Ketua DPR Minta Anggaran Covid-19 Juga Digunakan untuk Perlindungan Anak

Ketua DPR Minta Anggaran Covid-19 Juga Digunakan untuk Perlindungan Anak

DPR | Sabtu, 24 Juli 2021 | 09:30 WIB

Namai Anak dengan Nama Selingkuhan, Alasan Pria Ini Bikin Geleng-geleng

Namai Anak dengan Nama Selingkuhan, Alasan Pria Ini Bikin Geleng-geleng

Surakarta | Sabtu, 24 Juli 2021 | 09:14 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB