Terbanyak Sejak Awal Pandemi, 21,2 Juta Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di Indonesia

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:15 WIB
Terbanyak Sejak Awal Pandemi, 21,2 Juta Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di Indonesia
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Pengiriman vaksin Covid-19 ke Indonesia masih dilakukan. Siang tadi, telah sampai vaksin dalam bentuk bulk atau bahan baku produksi Sinovac sebanyak 21,2 juta dosis. 

Juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan, jumlah tersebut menjadi pengiriman dosis terbanyak dari Sinovac sejak tahun lalu.

"Sebelumnya, biasanya kita mendapatkan 10 sampai 13 juta dosis dari Sinovac. Tapi hari ini adalah jumlah paling besar yang kita terima yaitu 21,2 juta dosis," kata Nadia dalam webinar 'Update Percepatan Vaksinasi' Satgas Penanganan Covid-19, Selasa (27/7/2021).  

Nadia menyebutkan, tambahan vaksin dari Sinovac itu akan digunakan selama program vaksinasi bulan Agustus.

Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (21/1/2021). [Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden]
Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (21/1/2021). [Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden]

Setelah mendapat tambahan tersebut, total vaksin Covid-19 yang diterima Indonesia sejak awal Desember 2019 telah sebanyak 151,9 juta dosis jadi siap pakai. Nadia mengungkapkan bahwa jumlah tersebut baru mencakup 30 persen dari kebutuhan vaksin untuk mencapai target 282 populasi yang tervaksinasi.

Sehingga, diakuinya memang masih ada daerah yang belum tercukupi kebutuhan stok vaksin Covid-19.

"Kebutuhan kita kan 464 (juta dosis vaksin), yang artinya memang baru bisa dipenuhi oleh seluruh produsen vaksin sampai dengan Desember 2021. Oleh karena itu pengiriman paket ini harus dilakukan secara prioritas dan bertahap mengingat kedatangan vaksin yang juga datangnya bertahap," jelas Nadia.

Dibandingkan bulan sebelumnya, penerimaan stok vaksin selama bulan Juli lebih banyak, lanjutnya. Total ada 54 juta dosis vaksin dari berbagai produsen telah tiba di Indonesia. 

Di antaranya, Sinovac dalam bentuk bulk sebanyak 39,2 juta dosis, AstraZeneca 6,7 juta dosis, Sinopharm 4 juta dosis, dan moderna 4,5 juta dosis.

baca juga

"Tentunya ini akan semakin bertambah. Agustus nanti kurang lebih akan ada 60 juta dosis. September juga 60 juta dosis dan Oktober, November, Desember ada sekitar 70 juta dosis," pungkas Nadia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Daerah Ngeluh Kehabisan Stok Vaksin Covid-19, Begini Jawaban Kemenkes

Banyak Daerah Ngeluh Kehabisan Stok Vaksin Covid-19, Begini Jawaban Kemenkes

News | Selasa, 27 Juli 2021 | 15:41 WIB

Vaksinasi Anak 12-15 Tahun, Yunani Gunakan Vaksin Pfizer dan Moderna

Vaksinasi Anak 12-15 Tahun, Yunani Gunakan Vaksin Pfizer dan Moderna

Health | Selasa, 27 Juli 2021 | 14:46 WIB

Selalu Menolak Suntik Vaksin Covid-19, Pria ini Meninggal karena Virus Corona

Selalu Menolak Suntik Vaksin Covid-19, Pria ini Meninggal karena Virus Corona

Health | Selasa, 27 Juli 2021 | 14:01 WIB

Terkini

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

×