Gejalanya Bisa 200 Macam, WHO Khawatirkan Long Covid

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 05 Agustus 2021 | 09:00 WIB
Gejalanya Bisa 200 Macam, WHO Khawatirkan Long Covid
Ilustrasi covid-19. (Pexels)

Suara.com - Dengan hampir 200 juta orang pernah terinfeksi Covid-19, Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan bahwa pihaknya mengkhawatirkan kasus gejala jangka panjang Covid-19 (Long Covid). Hal ini dinyatakan WHO pada konferensi pers Rabu (4/8/2021).

Melansir dari Medical Xpress, WHO mendesak agar orang-orang yang berjuang dengan dampak virus setelah pulih atau gejala Covid-19 jangka panjang untuk mencari bantuan medis. Sebab, Long Covid tetap menjadi salah satu aspek pandemi yang paling misterius.

"Sindrom pasca-covid atau Long Covid adalah sesuatu yang sangat dikhawatirkan oleh WHO," Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis Covid-19 WHO pada konferensi pers.

Dia mengatakan bahwa mereka yang terinfeksi SARS-CoV-2 (virus corona penyebab Covid-19) banyak yang menderita efek jangka panjang.

"Kami tidak tahu berapa lama efek ini bertahan dan kami bahkan sedang mengerjakan definisi kasus untuk lebih memahami dan menggambarkan apa sindrom long covid ini," kata Van Kerkhove.

ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)
ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)

Dia mengatakan WHO sedang bekerja untuk memiliki program rehabilitasi yang lebih baik bagi penderita Long Covid. Mereka juga melakukan penelitian yang lebih luas untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang apa sindrom tersebut.

Sedikit yang diketahui tentang mengapa beberapa orang setelah melewati fase akut Covid-19, berjuang untuk pulih dan menderita gejala yang berkelanjutan termasuk sesak napas, kelelahan ekstrim dan kabut otak serta gangguan jantung dan neurologis.

Janet Diaz, pemimpin perawatan klinis dalam program kedaruratan WHO yang memimpin upaya Long Covid mengatakan ada lebih dari 200 gejala yang dilaporkan.

"Gejala Long Covid paling mungkin termasuk nyeri dada, kesemutan dan ruam," kata Diaz pada sesi live media sosial WHO pada, Selasa (3/8/2021).

baca juga

Diaz mengatakan beberapa pasien memiliki gejala jangka panjang kadang merasa lebih baik dan kemudian kambuh atau dengan kondisi yang bisa datang dan pergi. Ia juga menyatakan bahwa beberapa orang tampaknya memiliki kondisi Long Covid selama tiga bulan hingga enam bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangkap Peluang Pandemi, Pelaku Usaha Fesyen Harus Mulai Go Digital!

Tangkap Peluang Pandemi, Pelaku Usaha Fesyen Harus Mulai Go Digital!

Lifestyle | Kamis, 05 Agustus 2021 | 07:20 WIB

Antibodi Covid-19 Ditemukan pada 40 Persen Populasi Rusa

Antibodi Covid-19 Ditemukan pada 40 Persen Populasi Rusa

Tekno | Kamis, 05 Agustus 2021 | 07:30 WIB

Kenapa Sudah Sembuh COVID-19 Tapi Tes PCR Masih Positif?

Kenapa Sudah Sembuh COVID-19 Tapi Tes PCR Masih Positif?

Bekaci | Kamis, 05 Agustus 2021 | 07:40 WIB

Terkini

Cara Berhenti Langganan Instagram Eksklusif Artis, Begini Langkah Mudahnya

Cara Berhenti Langganan Instagram Eksklusif Artis, Begini Langkah Mudahnya

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Kisah Fangirl Terjebak Cinta Segitiga di Drakor My Bias, My Boss

Kisah Fangirl Terjebak Cinta Segitiga di Drakor My Bias, My Boss

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Pecandu Diduga Gadaikan KTP untuk Beli Narkoba di Kampung Ambon

Pecandu Diduga Gadaikan KTP untuk Beli Narkoba di Kampung Ambon

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Konflik Awkarin vs Aa Juju Memanas: dari Sindiran Karhutla hingga Serangan Personal

Konflik Awkarin vs Aa Juju Memanas: dari Sindiran Karhutla hingga Serangan Personal

Entertainment | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:59 WIB

3 Rekomendasi Air Purifier Terbaik, Ampuh Saring Partikel Asap Kebakaran Hutan

3 Rekomendasi Air Purifier Terbaik, Ampuh Saring Partikel Asap Kebakaran Hutan

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:58 WIB

Viral Video Rayap Besi Curi Kursi Gereja di Medan

Viral Video Rayap Besi Curi Kursi Gereja di Medan

Sumut | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:58 WIB

Aturan Baru MotoGP 2027: Para Pembalap Kini Kesal, Kenapa?

Aturan Baru MotoGP 2027: Para Pembalap Kini Kesal, Kenapa?

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Siswa 3 SD Terdampak Tol Japek Selatan Bakal Pindah ke Gedung Baru, Ini Lokasinya

Siswa 3 SD Terdampak Tol Japek Selatan Bakal Pindah ke Gedung Baru, Ini Lokasinya

Bekaci | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Polisi Temukan Lapak Sewa Bong Rp2.000 dan Isi Ulang Rp5.000 di Kampung Ambon

Polisi Temukan Lapak Sewa Bong Rp2.000 dan Isi Ulang Rp5.000 di Kampung Ambon

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Temui PKB di DPR, Ray Rangkuti Cs Minta Hak Angket Ijazah Gibran Digulirkan

Temui PKB di DPR, Ray Rangkuti Cs Minta Hak Angket Ijazah Gibran Digulirkan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:51 WIB

×