Tata Cara Menyusui Bagi Busui yang Positif Terinfeksi Covid-19

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 05 Agustus 2021 | 16:10 WIB
Tata Cara Menyusui Bagi Busui yang Positif Terinfeksi Covid-19
Ilustrasi ASI. (Shutterstock)

Suara.com - Ibu menyusui atau busui diminta untuk tidak berhenti memberikan ASI kepada bayi meski telah terkonfirmasi positif Covid-19.

Apalagi Organisasi Kesehatan Dunia WHO telah memberikan statement bagaimana ASI dari ibu yang terinfeksi virus corona tetap aman untuk dikonsumsi bayi.

Jika ibu yang terinfeksi Covid-19 hanya bergejala ringan, tetap bisa menyusui secara langsung dari payudara, dengan catatan tetap 'menjaga jarak' dengan bayi agar tidak menularkan virus.

"Kalau masih isoman (isolasi mandiri) dan bayi negatif (Covid-19), pertama tidak boleh rawat gabung, harus tetap terpisah. Tapi pada waktu menyusui, kalau ibu bisa menggunakan APD (alat pelindung diri) lengkap, maka masih bisa menyusui secara langsung."

"Bahkan WHO bilang, menyusui secara langsung itu tidak apa-apa selama dibersihkan," kata praktisi kesehatan dr. Ray Wagiu dalam webinar Health Collaborative Center (HCC), Rabu (4/8/2021).

Selain itu, ibu juga disarankan tidak berinteraksi maupun berkomunikasi secara verbal dengan bayi selama proses menyusui berlangsung. Ibu juga diminta memakai masker, dan jika masih alami gejala batuk pilek, disarankan agar kepala ibu tidak menghadap bayi.

Selama masa perlekatan bayi, ibu sebaiknya menggunakan baju lengan panjang.

Umumnya isolasi mandiri berjalan selama sepuluh hari. Jika ibu ragu menyusui langsung atau alami perburukan gejala, tidak masalah untuk memompa ASI.

"Berarti harus ada alat pompa di rumah, harus ada alat simpan, harus ada kantung. Jadi pompa dulu, kalau memang ada gejala terutama respiratory, gejala batuk," ucapnya.

baca juga

Namun botol yang menjadi tempat simpan ASI sebaiknya disterilkan dulu sebelum diberikan ke bayi.

Caranya cukup sederhana, kata dokter Ray. Jika tidak punya alat sterilisasi, cukup celupkan botol ASI ke dalam wadah berisi air mendidih selama beberapa menit.

Selama ibu bisa menjaga jarak dengan bayi, penularan virus corona bisa diminimalisir. Dokter Ray juga menekankan bahwa Covid-19 tidak bisa ditularkan melalui ASI.

"Dari segala macam penelitian sudah sangat banyak, tidak ada satupun yang bilang kalau ada SARS Cov-2 di ASI dari ibu yang terkonfirmasi positif. Jadi (ASI) tetap diberikan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemen PPPA Ingatkan, ASI yang Cukup Bisa Cegah Anak Jadi Stunting

Kemen PPPA Ingatkan, ASI yang Cukup Bisa Cegah Anak Jadi Stunting

Health | Kamis, 05 Agustus 2021 | 13:55 WIB

Monitoring dan Edukasi Ibu Menyusui Penyintas COVID-19

Monitoring dan Edukasi Ibu Menyusui Penyintas COVID-19

Foto | Kamis, 05 Agustus 2021 | 14:07 WIB

Ini Sebab Angka Pemberian ASI Eksklusif di Indonesia Relatif Rendah

Ini Sebab Angka Pemberian ASI Eksklusif di Indonesia Relatif Rendah

Health | Kamis, 05 Agustus 2021 | 12:25 WIB

Terkini

Tantowi Yahya: China Jauh di Depan dalam AI, Mahasiswa Bali Didorong Belajar ke Tsinghua

Tantowi Yahya: China Jauh di Depan dalam AI, Mahasiswa Bali Didorong Belajar ke Tsinghua

Bali | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:13 WIB

IHSG Menghijau pada Pembukaan Senin, Pantau ENRG

IHSG Menghijau pada Pembukaan Senin, Pantau ENRG

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Houthi Targetkan Fasilitas Saudi Aramco

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Houthi Targetkan Fasilitas Saudi Aramco

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:02 WIB

MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Apa yang Terjadi Jika DPRD Diam 14 Hari?

MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Apa yang Terjadi Jika DPRD Diam 14 Hari?

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Susul BTS, Stray Kids Tak Kirim Karya Musik ke dalam Nominasi Grammy 2027

Susul BTS, Stray Kids Tak Kirim Karya Musik ke dalam Nominasi Grammy 2027

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Jabat Kabaharkam Polri, Eks Kapolda Riau Resmi Sandang Jenderal Bintang Tiga

Jabat Kabaharkam Polri, Eks Kapolda Riau Resmi Sandang Jenderal Bintang Tiga

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Momen SBY-Jokowi Duduk Sebelahan Saksikan Prabowo Tiba Pakai Helikopter Jelang Upacara HUT TNI

Momen SBY-Jokowi Duduk Sebelahan Saksikan Prabowo Tiba Pakai Helikopter Jelang Upacara HUT TNI

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:57 WIB

Jorge Jesus Buka Pintu Cristiano Ronaldo Kembali ke Timnas Portugal

Jorge Jesus Buka Pintu Cristiano Ronaldo Kembali ke Timnas Portugal

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:56 WIB

Andi Sudirman Lantik Andi Winarno Eka Putra Sebagai Pj Sekda Provinsi Sulsel

Andi Sudirman Lantik Andi Winarno Eka Putra Sebagai Pj Sekda Provinsi Sulsel

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Satu Mobil, Beda Titik Jemput: Grab Group Ride Diklaim Bisa Hemat 54,6 Persen

Satu Mobil, Beda Titik Jemput: Grab Group Ride Diklaim Bisa Hemat 54,6 Persen

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:43 WIB

×