Sedang Hamil Bingung Mau Vaksinasi Covid-19, Coba Simak 4 Fakta Berikut

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Senin, 09 Agustus 2021 | 15:45 WIB
Sedang Hamil Bingung Mau Vaksinasi Covid-19, Coba Simak 4 Fakta Berikut
Ilustrasi Ibu Hamil

Suara.com - Mungkin banyak perempuan hamil yang ragu untuk melakukan vaksinasi. Dalam hal ini, seorang kepala bidan Inggris, Jacqueline Dunkley-Bent mengimbau agar perempuan hamil yang ragu-ragu divaksin perlu segera fovaksinasi. 

Sebab, Universitas Oxford menemukan lebih dari 99 persen ibu hamil yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19 tidak divaksinasi.

Melansir dari Independent, para ilmuwan mengatakan bahwa virus varian Delta menimbulkan risiko penyakit parah yang jauh lebih besar. Saat ini satu dari 10 perempuan hamil yang dirawat di rumah sakit dengan gejala Covid-19 memerlukan perawatan intensif.

Vaksinasi Covid-19 direkomendasikan oleh The Royal College of Obstetricians and Gynecologists pada perempuan hamil, tetapi keputusan tetap menjadi pilihan Anda.

Untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat, berikut adalah beberapa fakta penting vaksinasi pada ibu hamil, antara lain:

1. Uji coba awal telah menunjukkan bahwa tidak ada masalah keamanan

Perempuan hamil di Inggris ditawari vaksin Pfizer-BioNTech atau Moderna. Data dari AS, di mana lebih dari 130.000 perempuan hamil telah mendapatkan jenis vaksin ini, tidak menimbulkan masalah keamanan.

Sekitar 4.000 perempuan hamil di Skotlandia juga telah menerima vaksin tanpa efek samping. Namun, badan amal Tommy dan RCOG mencatat bahwa vaksin Covid-19 belum diuji secara khusus pada perempuan hamil, dan penelitian di masa depan harus memberi kita lebih banyak informasi tentang seberapa efektif vaksin tersebut dalam kehamilan.

Ilustrasi vaksin (pexels.com)
Ilustrasi vaksin (pexels.com)


2. Perempuan yang telah menerima vaksin menularkan antibodi ke bayinya

baca juga

Sebuah studi yang dilakukan oleh Weill Cornell Medicine dan New York-Presbyterian telah menunjukkan bahwa perempuan yang telah menerima vaksin di masa kehamilan meneruskan antibodi pelindung untuk bayi mereka melalui tali pusar.

Mempelajari 122 wanita, para peneliti melaporkan bahwa 99 persen bayi baru lahir memiliki antibodi setelah ibu mereka menerima kedua dosis vaksin, dan 44 persen bayi memiliki antibodi setelah hanya satu dosis.

Antibodi adalah protein pelindung yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh untuk membantu mendeteksi zat berbahaya yang disebut antigen di mana dapat menyebabkan penyakit akibat Covid-19.

3. Vaksin tidak dapat memberi Anda atau bayi Anda Covid-19

National Health Service (NHS) menekankan bahwa Anda tidak dapat tertular Covid-19 karena memiliki vaksin dan Anda juga tidak dapat menularkannya kepada bayi Anda melalui ASI Anda.

Vaksin mengajarkan sistem kekebalan kita bagaimana mengenali dan melawan virus tertentu. Tidak ada vaksin resmi di Inggris yang mengandung virus hidup yang menyebabkan Covid-19.

4. Orang hamil berada pada peningkatan risiko penyakit parah dari Covid-19

Studi British Medical Journal telah menemukan bahwa orang hamil lebih mungkin sakit parah akibat Covid-19 dibandingkan dengan orang yang tidak hamil. Hal ini disebabkan karena perubahan yang terjadi pada tubuh selama kehamilan meningkatkan risiko sakit parah dengan infeksi virus pernapasan.

Meskipun banyak perempuan hamil mungkin memiliki gejala ringan, 1 dari 10 berisiko dirawat di rumah sakit akibat Covid-19. Mereka melihat bahwa peningkatan jumlah perempuan yang dirawat dengan komplikasi yang lebih serius dari Covid-19 saat hamil, termasuk dua kali risiko lahir mati dan dua kali risiko persalinan prematur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belanja di Pasar Jakarta Wajib Bawa Sertifikat  Vaksin Covid-19

Belanja di Pasar Jakarta Wajib Bawa Sertifikat Vaksin Covid-19

Foto | Senin, 09 Agustus 2021 | 14:19 WIB

Tidak Vaksin dan Komorbid Jadi Penyebab Utama Kematian Pasien Covid-19 di Karimun

Tidak Vaksin dan Komorbid Jadi Penyebab Utama Kematian Pasien Covid-19 di Karimun

Batam | Senin, 09 Agustus 2021 | 14:17 WIB

Orang dengan Sistem Kekebalan Lemah Perlu Suntikan Penguat, Ini Daftarnya

Orang dengan Sistem Kekebalan Lemah Perlu Suntikan Penguat, Ini Daftarnya

Health | Senin, 09 Agustus 2021 | 14:23 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×