KemenPPPA Ingin Perempuan Bisa Ambil Bagian dalam Proses Pengambilan Keputusan

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Rabu, 11 Agustus 2021 | 08:39 WIB
KemenPPPA Ingin Perempuan Bisa Ambil Bagian dalam Proses Pengambilan Keputusan
Menteri Bintang (KemenPPPA)

Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia atau menteri KemenPPPA Bintang Puspayoga, mengatakan bagaimana satu dari tiga perempuan berusia 15-64 tahun pernah mengalami kekerasan fisik dan seksual selama hidupnya.

Angka tersebut didapat dari Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional yang dilakukan pada tahun 2016 lalu.

Untuk itu, Menteri Bintang membentuk Program Kelompok Kerja Desa atau Kelurahan Damai guna mencegah kekerasan berbasis gender, terutama kekerasan pada perempuan.

Dalam acara Gerakan Nasional untuk Indonesia Damai, Adil dan Setara, Selasa (10/8/2021), ia berharap program tersebut dapat terus sejalan dengan visi pemerintah Indonesia.

"Saya mengapresiasi program ini untuk mencegah kekerasan dan mempromosikan keadilan dan perdamaian gender, yang masih sejalan dengan Pemerintah," ungkapnya.

Dengan begitu, lanjut Menteri Bintangm, perempuan bisa diberdayakan secara ekonomi dan ikut dalam proses pengambilan keputusan.

"Ini menjadi upaya bersama agar perempuan tidak dijadikan objek pembangunan saja. Melainkan bisa terlibat dalam proses pengambilan keputusan," ungkap Menteri Bintang lebih lanjut.

Ini juga dapat menjadi upaya intervensi mendukung keadilan gender hingga ke tingkat desa.

"Pemberdayaan perempuan dan anak berharap bisa sampai ke tingkat desa. Karena ini merupakan upaya bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak," ungkap Menteri Bintang.

baca juga

Selain itu, ia berharap perempuan bisa mengambil peran sebagai pemimpin, menjadi penggerak pembangunan ekonomi, sosial, politik, dan budaya di desa.

"Dengan demikian, kami terbuka dalam segala bentuk sinergi, kerja sama, dan kolaborasi terhadap program Kelompok Kerja Kelurahan Desa Damai, dan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak untuk ke depannya," tambahnya.

Menteri Bintang melanjutkan, masalah ketimpangan gender merupakan tugas yang harus dibenahi Pemerintah.

Maka dari itu, Pemerintah berkomitmen untuk terus berjuang agar tidak ada kesenjangan dengan memberikan hak-hak perempuan.

"Pemerintah berkomitmen untuk terus berjuang, dengan memberikan hak dan perlindungan pada perempuan di Indonesia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Bintang Ungkap Alasan Perempuan Sering Jadi Korban Kekerasan, Bukan Karena Lemah!

Menteri Bintang Ungkap Alasan Perempuan Sering Jadi Korban Kekerasan, Bukan Karena Lemah!

Health | Selasa, 10 Agustus 2021 | 16:08 WIB

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Banyuwangi Masih Tinggi

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Banyuwangi Masih Tinggi

Jatim | Senin, 09 Agustus 2021 | 15:11 WIB

Cegah Kekerasan Berbasis Gender Online di Media Sosial Selama Pandemi!

Cegah Kekerasan Berbasis Gender Online di Media Sosial Selama Pandemi!

Your Say | Minggu, 01 Agustus 2021 | 12:10 WIB

Terkini

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:19 WIB

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Sport | Jum'at, 25 September 2026 | 21:17 WIB

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:16 WIB

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

×