Cek Tangan Kamu Sekarang, Ini Tanda Seorang Punya Kolesterol Tinggi

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 11 Agustus 2021 | 13:10 WIB
Cek Tangan Kamu Sekarang, Ini Tanda Seorang Punya Kolesterol Tinggi
Ilustrasi telapak tangan. (Shutterstock)

Suara.com - Kolesterol tinggi terjadi ketika seorang memiliki terlalu banyak zat lemak yang disebut kolesterol dalam darah. Zat seperti lilin yang ada dalam tubuh dapat membuat arteri lengket, sehingga meningkatkan risiko terkena serangan jantung.

Untuk itu mengurangi jumlah kolesterol dalam darah dapat jadi salah satu penyangga komplikasi mematikan ini. Sayangnya, kolesterol tinggi sering tidak terdeteksi.

Namun, terkadang kadar kolesterol tinggi bisa muncul di telapak tangan. Menurut American Academy of Dermatology Association (AAD), pertumbuhan oranye kekuningan pada kulit Anda dapat muncul di garis-garis di telapak tangan Anda.

Pertumbuhan oranye kekuningan pada kulit adalah "deposit kolesterol di bawah kulit Anda", jelas AAD.

5 Cara Mengendalikan Kadar Kolesterol Usai Lebaran. (Shutterstock)
5 Cara Mengendalikan Kadar Kolesterol Usai Lebaran. (Shutterstock)

Deposit tanpa rasa sakit ini juga dapat muncul di tempat-tempat seperti sudut mata, bagian belakang kaki bagian bawah.

"Jika Anda melihat pertumbuhan ini di area kulit Anda, temui dokter Anda," saran AAD.

Mereka menambahkan, bahwa mungkin perlu tes kolesterol atau tes medis lainnya."

Perlu dicatat bahwa kebanyakan orang hanya akan mengetahui bahwa mereka memiliki kolesterol tinggi setelah melakukan tes darah.

"Dokter mungkin menyarankan untuk melakukan tes jika menurut mereka kadar kolesterol Anda tinggi," jelas NHS.

Setelah diagnosis formal, Anda biasanya akan diminta untuk melakukan perubahan gaya hidup untuk menurunkan kadar kolesterol.

Untuk mengurangi kolesterol, cobalah untuk memilih makanan yang dikenal dapat menurunkan kolesterol tinggi.

Ada beberapa makanan yang tidak hanya merupakan bagian dari diet sehat, tetapi juga dapat membantu menurunkan kolesterol Anda secara aktif.

Semakin banyak menambahkannya ke dalam makanan, semakin banyak mereka dapat membantu menurunkan kolesterol, terutama jika Anda juga mengurangi lemak jenuh.

"Mengurangi lemak jenuh dan menggantinya dengan lemak tak jenuh adalah cara yang bagus untuk menurunkan kolesterol Anda," jelas badan amal kolesterol Heart UK.

Lemak jenuh adalah jenis lemak yang ditemukan dalam mentega, lemak babi, ghee, daging berlemak dan keju.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stop Kolesterol, Hindari 4 Kebiasaan Buruk Berikut

Stop Kolesterol, Hindari 4 Kebiasaan Buruk Berikut

Health | Senin, 09 Agustus 2021 | 20:50 WIB

Para Ahli: Obat Kolesterol Bisa Turunkan Risiko Covid-19

Para Ahli: Obat Kolesterol Bisa Turunkan Risiko Covid-19

Kaltim | Minggu, 08 Agustus 2021 | 08:40 WIB

Peneliti: Obat Kolesterol Bisa Turunkan Risiko Virus Corona Covid-19

Peneliti: Obat Kolesterol Bisa Turunkan Risiko Virus Corona Covid-19

Health | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 17:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB