Aturan Prokes 6M Dianggap Terlalu Ribet, Virolog dan Epidemiolog Saran 1M Saja

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 12 Agustus 2021 | 06:05 WIB
Aturan Prokes 6M Dianggap Terlalu Ribet, Virolog dan Epidemiolog Saran 1M Saja
Ilustrasi covid-19. (Pexels)

Suara.com - Alih-alih fokus pada protokol kesehatan 6M yang dianggap terlalu banyak, pakar kesehatan virolog dan epidemiolog menyarankan pemerintah untuk fokus hanya pada 1M, yaitu memakai masker.

Seperti diketahui protokol kesehatan 6M adalah aturan mencegah penularan Covid-19 yang terdiri dari memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, meminimalisir mobilitas, dan menghindari makan bersama.

Hanya saja Virologi Sidrotun Naim mengatakan, terlalu banyak aturan dapat membuat semua protokol kesehatan jadi terabaikan. Sehingga ia meminta ada kunci yang paling penting dan utama, yang harus ditegakkan yakni memakai masker.

"Jangan minta terlalu banyak di Indonesia, satu saja cukup. Ketika dikasih tiga, maka ketiga-tiganya jadi lebih longgar," ujar Naim dalam acara diskusi Gelora TV, Rabu (11/8/2021).

Masukan ini mendapat dukungan Epidemiolog dr. Yudi Wibowo yang mengatakan jika aturan masker bisa ditegakkan, maka masyarakat menengah ke bawah bisa tetap beraktivitas.

Selain itu, daripada hanya memberi bantuan berupa sembako, Yudi lebih menyarankan pemberian lima boks masker medis untuk satu keluarga. Melalui bantuan itu, kata Yudi, masyarakat jadi tidak memiliki alasan tidak punya uang untuk membeli masker.

"Jadi gak ada alasan tidak pakai masker, karena sudah diberikan. Apalagi kalau tidak salah bantuan tunainya itu mencapai Rp800 ribu," pungkas Yudi.

Hal ini juga sekaligus dapat menjadi solusi memperbaiki rendahnya penerapan protokol kesehatan di masyarakat.

Catatan Satgas Covid-19 per 29 Juli 2021, angka kepatuhan memakai masker di desa atau kelurahan hanya 27,03 persen. Sedangkan kepatuhan menjaga jarak sebesar 28,3 persen di desa atau kelurahan dalam menjaga jarak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Pengusaha Tenun di Kediri, Sempat Jual Tanah Karena Dihantam Pandemi Covid-19

Kisah Pengusaha Tenun di Kediri, Sempat Jual Tanah Karena Dihantam Pandemi Covid-19

Lifestyle | Kamis, 12 Agustus 2021 | 05:27 WIB

Pasien Corona dengan Gejala Lebih dari Lima Berpotensi Besar Alami Long Covid-19

Pasien Corona dengan Gejala Lebih dari Lima Berpotensi Besar Alami Long Covid-19

Health | Kamis, 12 Agustus 2021 | 05:07 WIB

Angka Kematian Penting untuk Nilai Situasi Pandemi Covid-19

Angka Kematian Penting untuk Nilai Situasi Pandemi Covid-19

Health | Kamis, 12 Agustus 2021 | 01:10 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB