Beda dengan Orang Dewasa, Ini 2 Gejala Umum Long Covid-19 pada Anak

Jum'at, 13 Agustus 2021 | 08:09 WIB
Beda dengan Orang Dewasa, Ini 2 Gejala Umum Long Covid-19 pada Anak
Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Long Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)

Suara.com - Saat ini, kasus virus corona Covid-19 pada anak-anak cukup meningkat. Gejala virus corona Covid-19 berkepanjangan atau Long Covid-19 pada anak-anak pun sedikit berbeda dibandingkan orang dewasa.

Dr. Rochelle Walensky, direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Gedung Putih, mengatakan anak-anak dengan gejala virus corona Covid-19 hingga berminggu-minggu atau berbulan-bulan atau Long Covid-19 biasanya mengalami kelelahan dan sakit kepala.

Dr. Rochelle Walensky mengatakan CDC sedang memeriksa kasus Long Covid-19 ini di antara anak-anak. Sejauh ini, nampaknya kasus Long Covid-19 pada anak-anak cenderung rendah dibandingkan orang dewasa, yakni sekitar 2-3 persen saja.

Dr. Amanda Morrow dan Dr. Laura Malone, co-director dari Klinik Rehabilitasi Anak Pasca COVID-19 Kennedy Krieger Institute, juga menemukan anak-anak dengan Long Covid-19 lebih sering mengalami kelelahan dan sakit kepala. Kondisi ini termasuk aktivitas intoleransi, pusing, keluhan kognitif yang mengakibatkan kesulitan mengerjakan tugas sekolah dan gejala suasana hati.

"Kami tidak tahu berapa lama waktu pemulihannya, tapi banyak pasien yang kondisinya membaik dari waktu ke waktu," kata mereka dikutip dari Fox News.

Ilustrasi Anak Long Covid-19. (pixabay.com/5770618_1280)
Ilustrasi Anak Long Covid-19. (pixabay.com/5770618_1280)

Klinik rehabilitasi anak itu juga telah melihat sekitar 20-30 pasien Covid-19 usia di bawah 21 tahun. Pasien terlihat membaik setelah menerima berbagai terapi dan mengikuti rencana perawatan medis sesuai anjuran.

Sementara itu, para ahli masih belum tahu dampak varian Delta pada anak-anak cukup serius atau tidak. Dr Anthony Fauci, ahli penyakit menular, berpendapat bahwa varian Delta tergolong sangat menular, sehingga bisa mengakibatkan kasus infeksi tambahan dan rawat inap di antara anak-anak.

"Tidak ada keraguan bahwa pasti akan ada lebih banyak anak yang terinfeksi akibat varian Delta. Terkait tingkat keparahan infeksi, beberapa penelitian telah mengatakan bahwa varian Delta lebih parah pada orang dewasa," jelas Fauci.

Baca Juga: Klaim-klaim Vaksin Covid-19 Berbahaya bagi Ibu Hamil, Ini Cek Faktanya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI