Dokter Anak Pastikan ASI Tidak Jadi Sumber Utama Penularan Covid-19 Pada Anak

Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 13 Agustus 2021 | 23:45 WIB
Dokter Anak Pastikan ASI Tidak Jadi Sumber Utama Penularan Covid-19 Pada Anak
Ilustrasi menyusui. (Elements Envato)

Suara.com - Berdasarkan data terkini, kasus positif Covid-19 pada anak usia 1-5 tahun di Indonesia mencapai 2,9 persen, dengan angka kematian 0,6 persen.

Meskipun banyak kasus penularan Covid-19 pada anak terjadi dalam klaster keluarga, ASI atau air susu ibu dianggap tidak pernah menjadi penyebab atau sumber penularan utama.

Hal itu dikatakan oleh dokter spesialis anak, dr. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A, dalam acara New Parents Amidst the Covid-19 Pandemic yang diselenggarakan Philips AVENT dan Shopee, beberapa waktu lalu.

“ASI mengandung antibodi yang diperlukan untuk bayi. Jika ibu menyusui terinfeksi, bayi harus dirawat oleh anggota keluarga yang sehat, tetapi ibu tetap dapat memberikan ASI dengan memompa ASI jika kondisi fisik memungkinkan,” jelasnya.

"ASI tidak membawa virus dari ibu yang terinfeksi. ASI hanya bisa terkontaminasi jika, selama proses menyusui atau memompa, ada droplet si ibu yang jatuh ke dalamnya atau mengenai si kecil," lanjutnya.

Dalam acara yang sama, penyintas Covid-19 yang juga presenter, Cherisha Lidia bercerita bahwa ketika sang suami dan dirinya serta bayinya terpapar penyakit tersebut, si kecil baru berusia satu bulan.

"Saya memahami pentingnya ASI bagi bayi, karena dapat memberikan antibodi yang diperlukan bayi saya untuk melawan virus dan bakteri. Jadi ketika saya dinyatakan positif Covid-19, tanpa ragu saya tetap memberikan ASI bagi bayi saya."

"Saya berkonsultasi dengan dokter spesialis anak dan dianjurkan untuk terus memberikan ASI. Saya, melakukannya dengan memompa ASI sambil mengikuti protokol kesehatan yang ketat," lanjutnya dikutip suara.com dari siaran pers, Jumat (13/8/2021).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan bahwa ibu yang terduga atau terkonfirmasi positif Covid-19 harus didorong untuk memulai atau melanjutkan menyusui.

Menurut dr. Andreas, hal ini bisa dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Ia membagikan beberapa tips agar ibu-ibu ini dapat terus menyusui:

  • Selalu mengikuti dan menerapkan standar protokol kesehatan di sekitar bayi.
  • Jangan lupa untuk selalu memakai masker.
  • Cuci tangan dan bersihkan puting sebelum menyusui atau memompa. 
  • Cuci dan sterilkan pompa ASI, botol atau peralatan sebelum dan sesudah digunakan.

Para ibu terduga atau terkonfirmasi Covid-19 memang memiliki tantangan yang lebih besar, tetapi ibu yang sehat juga terdampak oleh pandemi ini, terutama bagi ibu baru yang masih kurang berpengalaman.

Ini dapat menjadi sumber stres baru bagi ibu menyusui, yang dapat memengaruhi produksi dan aliran ASI mereka. Untuk itu, dr. Andreas mengatakan bahwa salah satu hal terpenting yang harus diperhatikan orangtua adalah bagaimana menjaga agar ibu tetap bahagia.

"Lingkungan yang mendukung akan membantu mengurangi stres, memungkinkan ibu untuk terus menyusui dan merawat si kecil dengan lebih mudah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambah 1.210 Pasien, Positif COVID-19 di Jakarta Capai 837.897 Kasus

Tambah 1.210 Pasien, Positif COVID-19 di Jakarta Capai 837.897 Kasus

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 21:37 WIB

Update COVID-19 Jakarta 13 Agustus: Positif 1.210, Sembuh 1.570, Meninggal 68

Update COVID-19 Jakarta 13 Agustus: Positif 1.210, Sembuh 1.570, Meninggal 68

Jakarta | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 20:33 WIB

Kemenkes Ingatkan Lagi Risiko Penyebaran Covid-19 di Klaster Keluarga

Kemenkes Ingatkan Lagi Risiko Penyebaran Covid-19 di Klaster Keluarga

Health | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 16:19 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB