Tidak Boleh Asal Buang, Begini Cara Rumah Sakit Kelola Limbah Medis

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 19 Agustus 2021 | 18:10 WIB
Tidak Boleh Asal Buang, Begini Cara Rumah Sakit Kelola Limbah Medis
APD bekas baju hazmat berserakan di TPU Jombang Ciputat, Tangsel, Senin (18/1/2021). [SuaraJakarta.id/Wivy]

Suara.com - Sampah yang dihasilkan di rumah sakit disebut sebagai limbah medis, baik infeksius maupun tidak. Proses pengelolaan limbah medis tidak serta merta dibuang ke tempat sampah hingga berujung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Terutama limbah medis infeksius, perlu tatacara khusus dalam membuang sampah dari rumah sakit. 

Sekjen Perhimpunan Rumah Sakit se-Indonesia dr. Lia G. Partakusuma mengatakan, sebenarnya bukan hanya RS yang akan menghasilkan limbah medis. Tetapi setiap fasilitas layanan kesehatan tentu akan menghasilkan limbah medis setiap kali merawat pasien.

Petugas kesehatan memakai APD mengumpulkan limbah medis di ruang perawatan pasien COVID-19 di RSUD Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/6/2021). [Antara/Arif Firmansyah]
Petugas kesehatan memakai APD mengumpulkan limbah medis di ruang perawatan pasien COVID-19 di RSUD Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/6/2021). [Antara/Arif Firmansyah]

"Pertama-tama akan mengidentifikasi dulu mana yang harus kita buang atau kita letakkan di tempat yang merupakan limbah medis dan mana yang bukan limbah medis," kata dokter Lia dalam webinar daring, Kamis (19/8/2021).

Setelah selesai dipilah, untuk limbah medis infeksius harus disimpan pada tempat khusus, biasanya kantong plastik berwarna kuning. Tempat sampah itu biasanya akan berisi limbah selang bekas infus, masker bekas, sarung tangan bekas, tisu bekas, dan kain bekas.

Kemudian plastik hitam untuk menyimpan sampah anorganik seperti plastik dan kaleng bekas. Sedangkan untuk sampah organik seperti sisa makanan, kardus, dan kertas akan diletakan di tempat sampah berwarna hijau.

Limbah yang telah dikumpulkan dari seluruh ruangan rumah sakit dan selesai dipilah, kemudian akan ditempatkan di sampah agak besar agar nantinya mudah diangkut oleh petugas kebersihan.

"Ada lagi kalau jarum akan kita tempatkan di tempat yang lebih kuat, di boks, diharapkan tidak sampai menusuk orang yang akan mengangkut sampah tersebut. Orang yang mengangkut sampah itu tentu harus mempunyai perlindungan yang baik. Mereka punya baju khusus dari mulai faceshield hingga baju hasmat," tuturnya.

Sejak masa pandemi Covid-19, seluruh limbah medis yang telah terbungkus plastik juga setiap area yang menjadi tempat penyimpanan sampah harus disemprot desinfektan sebelum dialihkan ke petugas kebersihan.

baca juga

Bagi rumah sakit yang memiliki mesin insenator, atau pembakar sampah, maka akan langsung dibawa ke area pembakaran. Tetapi menurut dokter Lia, hanya sedikit RS di rumah sakit yang memiliki insenator. Sehingga kebanyakan RS bekerjasama dengan pihak ketiga dalam proses pemusnahan limbah medis.

"Insenator adalah cara untuk membakar dalam suhu yang tinggi, biasanya 800 derajat Clcelcius. Ini akan kita masukkan ke dalam tempat khusus pembakaran itu sampai dengan sisanya hanya debu," jelasnya.

Dokter Lia menyampaikan, mesin insenator tidak bisa dimiliki setiap rumah sakit karena kepemilikannya juga harus berdasarkan izin dari pemerintah. Sebab penggunaan secara berlebihan berisikos menimbulkan polusi udara yang disebabkan karena pembakaran sampah tersebut.

"Harus berizin supaya tidak polusi karena tinggi cerobongnya saja lebih dari 14 meter," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelajar Curhat Minta Sekolah Tatap Muka, Jokowi: Tetap Pakai Masker Meski Sudah Divaksin

Pelajar Curhat Minta Sekolah Tatap Muka, Jokowi: Tetap Pakai Masker Meski Sudah Divaksin

News | Kamis, 19 Agustus 2021 | 13:37 WIB

Edy Rahmayadi: Kita Kucilkan yang Tidak Pakai Masker

Edy Rahmayadi: Kita Kucilkan yang Tidak Pakai Masker

Sumut | Kamis, 19 Agustus 2021 | 10:56 WIB

Meski Sudah Divaksin Covid-19, Panduan Berikut Perlu Dipatuhi untuk Hindari Infeksi

Meski Sudah Divaksin Covid-19, Panduan Berikut Perlu Dipatuhi untuk Hindari Infeksi

Health | Rabu, 18 Agustus 2021 | 17:00 WIB

Terkini

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:29 WIB

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Apresiasi Operasi Kapolri Suyudi

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Apresiasi Operasi Kapolri Suyudi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania

Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Viral Video Pria Diduga Pamer Alat Kelamin di Warung Nasi Gunung Putri Bogor

Viral Video Pria Diduga Pamer Alat Kelamin di Warung Nasi Gunung Putri Bogor

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:15 WIB

HUAWEI FreeBuds Neo Andalkan ANC hingga 55 dB, Baterai Tahan 40 Jam

HUAWEI FreeBuds Neo Andalkan ANC hingga 55 dB, Baterai Tahan 40 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:15 WIB

6 Rekomendasi HP Murah Minim Iklan dan Bloatware, Bebas Notifikasi Mengganggu Mulai 1 Jutaan

6 Rekomendasi HP Murah Minim Iklan dan Bloatware, Bebas Notifikasi Mengganggu Mulai 1 Jutaan

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Budisatrio Apresiasi Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di Olimpiade Bahasa Asing BBNKT 2026

Budisatrio Apresiasi Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di Olimpiade Bahasa Asing BBNKT 2026

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Ungkap Alasan Bedah Rumah di Kampung Ambon, Kapolda: Berantas Narkoba Tak Cukup Pakai Hukum

Ungkap Alasan Bedah Rumah di Kampung Ambon, Kapolda: Berantas Narkoba Tak Cukup Pakai Hukum

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:09 WIB

×