Kenali Efek Samping Vaksin Pfizer, Mual Muntah hingga Badan Terasa Dingin

Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 21 Agustus 2021 | 18:39 WIB
Kenali Efek Samping Vaksin Pfizer, Mual Muntah hingga Badan Terasa Dingin
Kenali Efek Samping Vaksin Pfizer, Mual Muntah hingga Badan Terasa Dingin - Vaksin Pfizer. (Don Emmert/AFP)

Suara.com - Indonesia telah menerima 1,5 juta dosis vaksin Pfizer pada Kamis lalu melalui skema pembelian langsung. Artinya, dalam waktu dekat vaksin Pfizer akan disuntikkan ke masyarakat. Lalu apa efek samping vaksin Pfizer ini?

Sebelum tahu efek samping vaksin Pfizer, kalian perlu paham dulu bagaimana cara kerja vaksin Pfizer.

Cara Kerja Vaksin Pfizer 

Vaksin Pfizer menggunakan teknologi mRNA yang memang telah dikembangkan untuk mencegah penyakit menular lainnya sebelum Covid-19 merebak. Vaksin Pfizer ini hanya membawa informasi yang diperlukan untuk membuat sebagian kecil bagian dari virus tersebut.

Berbeda dengan kebanyakan vaksin, jenis ini tidak mengandung virus corona dan juga tidak dapat menyebabkan seseorang mengidap Covid-19. Itulah kelebihan vaksin Pfizer.

Enzim di dalam sel tubuh dengan cepat akan menurunkan molekul mRNA pada vaksin setelah protein lonjakan terjadi. Vaksin yang masuk ke dalam tubuh tidak dapat mengubah informasi genetik yang ada.

Efek Samping Vaksin Pfizer 

Namun meskipun terbilang ampuh, namun ada beberapa efek samping Vaksin Pfizer yang perlu diketahui jika kamu berencana mendapatkannya. Untuk lebih lengkapnya, simak penjelasan berikut.

Berikut ini beberapa efek samping Vaksin Pfizer:

  1. Perasaan lelah;
  2. Sakit kepala;
  3. Nyeri pada otot dan/atau sendi;
  4. Badan terasa dingin;
  5. Mual dan muntah;
  6. Demam.

Uji klinis menemukan bahwa efek samping ini lebih sering timbul setelah dosis kedua dan berlangsung sekitar 2–3 hari. Penerima vaksin ini dilaporkan juga mengalami reaksi pada area tubuh yang disuntikkan, seperti:

  1. Perasaan nyeri;
  2. Pembengkakan;
  3. Pembengkakan pada kelenjar getah bening di ketiak;
  4. Kemerahan.

Sebuah studi mencatat jika setelah dosis kedua, sebanyak 69 persen penerima vaksin Pfizer melaporkan reaksi di tempat suntikan. Di sisi lain, disebutkan juga baha ada efek samping Vaksin Pfizer yang dapat membahayakan.

Salah satu masalah yang dapat terjadi dan sedang banyak dibicarakan yaitu peradangan jantung. Penerima vaksin Pfizer ini dapat mengalami gangguan miokarditis dan perikarditis yang tercatat sudah lebih dari 1.200 kasus per 11 Juni 2021, dari sekitar 300 juta dosis yang telah disebar.

Jika dilihat dari persentase penerima dengan efek samping berbahaya yang terjadi, maka angka tersebut terbilang kecil. Meski begitu, kajian masih terus dilakukan untuk mengambil tindakan yang tepat agar efek samping berbahaya tidak terjadi lagi.

Hal yang perlu diperhatikan adalah memastikan diri sendiri dan keluarga telah mendapatkan vaksin corona agar terhindar dari Covid-19.

Sekian penjelasan tentang efek samping vaksin Pfizer yang baru saja tiba di Indonesia dan siap disuntikkan ke masyarakat.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1,5 Juta Vaksin Pfizer Telah Tiba di Indonesia, Bakal Didistribusikan Ke Mana?

1,5 Juta Vaksin Pfizer Telah Tiba di Indonesia, Bakal Didistribusikan Ke Mana?

Health | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 17:10 WIB

Jangan Pilih-pilih Vaksin Covid-19, Ahli Ungkap Bahayanya

Jangan Pilih-pilih Vaksin Covid-19, Ahli Ungkap Bahayanya

Health | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 15:30 WIB

Kabar Baik, Indonesia Kembali Dapat Tambahan 7,5 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Kabar Baik, Indonesia Kembali Dapat Tambahan 7,5 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Health | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 18:05 WIB

Vaksinasi Ibu Hamil Dilanjutkan, 1.100 Orang di Kota Jogja Bakal Dapat Pfizer

Vaksinasi Ibu Hamil Dilanjutkan, 1.100 Orang di Kota Jogja Bakal Dapat Pfizer

Jogja | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 15:00 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB