alexametrics

Apakah Makanan Mengandung Gluten Harus Dihindari? Ini Jawabannya

Yasinta Rahmawati
Apakah Makanan Mengandung Gluten Harus Dihindari? Ini Jawabannya
Ilustrasi roti. (Sumber: Shutterstock)

Ada kondisi medis yang membuat orang tidak dapat mentolerir gluten.

Suara.com - Makanan dengan label gluten-free atau bebas gluten kini semakin akrab dikonsumsi oleh masyarakat. Banyak yang menganggap mengonsumsi makanan bebas gluten ini lebih baik. Namun benarkah seseorang harus menghindari makanan mengandung gluten?

Gluten sendiri adalah jenis protein alami yang ditemukan dalam gandum (termasuk spelt, kamut, farro, dan bulgur), barley, rye, dan triticale.

Namun, sebagai aditif, gluten bertindak seperti pengikat yang menyatukan makanan, sehingga Anda dapat menemukannya dalam berbagai produk mulai dari saus salad hingga vitamin.

Beberapa orang percaya bahwa gluten berbahaya bagi semua orang dan harus dihindari secara menyeluruh.

Baca Juga: 5 Jenis Makanan untuk Diet yang Harus Kamu Tahu

Dilansir dari Health, ada kondisi medis yang membuat orang tidak dapat mentolerir gluten. Yang paling umum adalah penyakit celiac, gangguan autoimun di mana makan gluten menyebabkan kerusakan di usus kecil.

Namun sejauh ini belum banyak penelitian yang mendukung fakta bahwa gluten mutlak berbahaya. Sebuah studi 2017 yang diterbitkan di BMJ melacak lebih dari 100.000 orang tanpa penyakit celiac selama 26 tahun.

Ilustrasi hidangan fluffy pancake. (Shutterstock)
Ilustrasi hidangan fluffy pancake. (Shutterstock)

Para peneliti tidak menemukan hubungan antara konsumsi makanan mengandung gluten dalam jangka panjang dan risiko penyakit jantung.

Studi lain yang diterbitkan dalam American Journal of Gastroenterology pada 2019, menilai lebih dari 160.000 wanita tanpa penyakit celiac. Para ilmuwan menyimpulkan bahwa asupan gluten selama masa dewasa tidak terkait dengan risiko kolitis mikroskopis, alias radang lapisan usus besar, yang merupakan masalah potensial lainnya.

Namun, beberapa orang mungkin ingin menghindari gluten bahkan jika mereka tidak memiliki kondisi yang menyebabkan intoleransi gluten.

Baca Juga: Jerman Terkenal Sebagai Rajanya Roti, Ternyata Ini Rahasianya

Hal itu tidak masalah selama mereka mengonsumsi berbagai sumber karbohidrat makanan utuh yang kaya nutrisi untuk menggantikan gluten

Komentar