Hindari Asam Lambung, Coba Lakukan Lima Kebiasaan Sehat Berikut

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 29 Agustus 2021 | 11:36 WIB
Hindari Asam Lambung, Coba Lakukan Lima Kebiasaan Sehat Berikut
Ilustrasi sakit asam lambung. (Pexels.com/Andrea Piacquadio)

Suara.com - Refluks asam atau asam lambung adalah salah satu penyakit yang cukup umum. Kondisi ini bisa terkait dengan berbagai kondisi kesehatan, baik secara fisik maupun mental. 

Melansir dari India Express, gejala umum asam lambung adalah rasa terbakar di dada, sensasi benjolan di tenggorokan, bersendawa dan kembung. Kondisi ini juga menciptakan rasa regurgitasi ke dalam mulut makanan yang sangat asam, sebagian dicerna dari perut.  Asam lambung juga dapat mempengaruhi saluran pernapasan, mengakibatkan suara serak, mengi, postnasal drip, batuk atau asma. 

Sebuah tim peneliti Harvard baru-baru ini melaporkan bahwa gaya hidup tertentu bisa menghindari Anda dari asam lambung yang menyiksa. Para peneliti menganalisis survei kesehatan berkala selama 12 tahun dari lebih dari 40.000 perawat dan mengidentifikasi lima karakteristik gaya hidup yang membantu mencegah refluks asam.

Ada lima perilaku gaya hidup yang bila diatati dengan baik bisa mengurangi risiko asam lambuk hingga 37 persen, antara lain:

1. Menjaga Berat Badan Sehat

Analisis literatur medis yang dipimpin oleh Dr. Jesper Lagergren dari Karolinska Institute di Stockholm menemukan bahwa asam lambung mempengaruhi sekitar 22 persen orang yang tergolong obesitas, dibandingkan dengan sekitar 14 persen dari mereka yang tergolong obesitas.

Ilustrasi pengidap asam lambung. (Pixabay/AaronAmat)
Ilustrasi pengidap asam lambung. (Pixabay/AaronAmat)


Setelah Anda makan, sfingter otot di bagian bawah kerongkongan terbuka untuk membiarkan makanan masuk ke perut, dan kemudian menutup agar tidak berbalik arah. Perut yang terlalu besar dapat memberikan tekanan berlebih pada sfingter ini dan dapat mencegahnya menutup, memungkinkan isi dari lambung asam mengalir ke kerongkongan.

2. Hindari Merokok

Tim Dr. Lagergren menemukan bahwa tembakau dapat memperpanjang waktu yang dibutuhkan makanan asam untuk meninggalkan kerongkongan. Dalam analisis dari 30 penelitian, asam lambung mempengaruhi sekitar 20 persen perokok, dibandingkan dengan sekitar 16 persen bukan perokok.

3. Olahraga 

Mereka yang melakukan aktivitas fisik sedang hingga berat selama setidaknya 30 menit per hari lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan gejala asam lambung. 

4. Kurangi Kopi, Teh, dan Soda

Risiko asam lambung berkurang di antara mereka yang mengonsumsi tidak lebih dari dua cangkir kopi, teh, atau soda setiap hari.

5. Diet Sehat

Mereka yang mengikuti diet gaya Mediterania dengan menekankan pada konsumsi buah-buahan dan sayuran, kacang-kacangan, ikan, unggas dan biji-bijian, dan membatasi daging merah dan sumber lemak jenuh lainnya, lebih sedikit kemungkinan untuk mengembangkan refluks asam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Cara untuk Mencegah Asam Lambung Agar Tidak Naik

6 Cara untuk Mencegah Asam Lambung Agar Tidak Naik

Your Say | Rabu, 18 Agustus 2021 | 21:37 WIB

Ciri-Ciri Asam Lambung Naik, Salah Satunya Air Liur Berlebihan

Ciri-Ciri Asam Lambung Naik, Salah Satunya Air Liur Berlebihan

Bogor | Selasa, 17 Agustus 2021 | 18:37 WIB

Belajar dari Anak Doyok, Ini Perbedaan Gejala Virus Corona dan Pencernaan!

Belajar dari Anak Doyok, Ini Perbedaan Gejala Virus Corona dan Pencernaan!

Health | Senin, 02 Agustus 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB