Anak-Anak Lebih Rentan Terkena Cacing Kremi, Begini Gejala dan Penyebabnya

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 31 Agustus 2021 | 17:00 WIB
Anak-Anak Lebih Rentan Terkena Cacing Kremi, Begini Gejala dan Penyebabnya
Ilustrasi anak-anak terinfeksi cacing kremi, bokong gatal [Shutterstock]

Suara.com - Anak Anda mungkin pernah terinfeksi cacing benang atau threadworms yang juga dikenal dengan sebutan cacing kremi. Cacing benang atau cacing kremi ini memang paling sering terjadi pada anak-anak, daripada orang dewasa.

Cacing kremi atau cacing benang adalah cacing berukuran kecil, tipis, dan putih seperti benang yang panjangnya antara 2 hingga 13 mm. Cacing kremi ini menginfeksi usus manusia.

Cacing kremi atau cacing benang ini biasanya keluar dari kotoran anak. Dr Philippa Kaye dilansir dari The Sun, mengatakan cacing kremi sangat umum terjadi pada anak-anak dan mudah menular pada anak-anak, karena mereka seringkali tidak memperhatikan pentingnya cuci tangan.

Pada malam hari, cacing kremi betina akan bertelur di sekitar anus. Lalu, cacing ini akan mengiritasi kulit dan menyebabkan bokong anak Anda terasa gatal di malam hari.

"Saat anak menggaruk bokong, telur akan berpindah ke ujung jari mereka dan di bawah kuku. Lalu, ketika mereka memasukkan tangan ke dalam mulut. Maka siklus baru dimulai lagi," kata Dr Kaye.

Ilustrasi bokong gatal, cacing kremi (Shutterstock)
Ilustrasi bokong gatal, cacing kremi (Shutterstock)

Cacing kremi juga bisa menular ke orang lain, bila mereka menyentuh permukaan yang sama dan telah terkontaminasi, seperti gaging pintu atau handuk.

Dilansir dari Patient, ada beberapa gejala cacing kremi, antara lain:

  1. Anda bisa melihat cacing kremi di tinja atau di dekat anus
  2. Gatal parah di sekitar anus
  3. Terbangun di malam hari karena gatal

Umumnya, cacing kremi hanya menyebabkan gatal dan ketidaknyamanan di sekitar anus. Tapi, kondisi ini biasanya cukup mengganggu tidur anak-anak.

Selain itu, menggaruk anus karena cacing kremi bisa menyebabkannya terluka. Selain itu, sejumlah besar cacing kremi bisa menyebabkan sakit perut ringan dan membuat anak mudah marah.

Pada anak perempuan, cacing kremi bisa mengembara ke depan dan bertelur di vagina atau uretra.

Seorang dokter mungkin memeriksa cacing kremi pada gadis-gadis muda dengan keputihan, mengompol, atau masalah dengan buang air kecil.

Bahkan, cacing kremi bisa menyebabkan masalah lain, seperti kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Covid-19 dan Lainnya, Ini 5 Cara Tingkatkan Kekebalan Tubuh Anak

Cegah Covid-19 dan Lainnya, Ini 5 Cara Tingkatkan Kekebalan Tubuh Anak

Health | Selasa, 31 Agustus 2021 | 15:30 WIB

Waspada! Orangtua Kecanduan Alkohol Bisa Pengaruhi Masalah Kesehatan Anak

Waspada! Orangtua Kecanduan Alkohol Bisa Pengaruhi Masalah Kesehatan Anak

Health | Senin, 16 Agustus 2021 | 07:25 WIB

Bokong Sering Sakit Saat Menstruasi, Waspadai 3 Penyebabnya

Bokong Sering Sakit Saat Menstruasi, Waspadai 3 Penyebabnya

Health | Kamis, 12 Agustus 2021 | 10:45 WIB

Terkini

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB