Studi: Konsumsi Minuman Beralkohol Bikin Jantung Tak Beraturan

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 02 September 2021 | 09:30 WIB
Studi: Konsumsi Minuman Beralkohol Bikin Jantung Tak Beraturan
Ilustrasi minuman alkohol. (Shutterstock)

Suara.com - Minuman beralkohol memang sering kali dikaitkan dengan penyebab masalah kesehatan. Bahkan hanya sekali minum gangguan kesehatan yang ditimbulkan dua kali lipat meningkatkan risiko fibrilasi atrium atau detak jantung tidak teratur.

Kondisi itu menjadi temuan dalam studi yang dipublikasikan di Annals of Internal Medicine. Hasil studi tersebut bertentangan dengan persepsi bahwa alkohol dapat menjadi kardioprotektif, menurut University of California San Francisco. 

Studi yang dipublikasikan di Annals of Internal Medicine itu didanai oleh Institut Nasional Penyalahgunaan Alkohol dan Alkoholisme. Melibatkan 100 peserta, yang sebagian besar adalah laki-laki kulit putih dan 56 di antaranya memiliki setidaknya satu riwayat fibrilasi atrium.

"Berlawanan dengan kepercayaan umum bahwa fibrilasi atrium dikaitkan dengan konsumsi alkohol berat, tampaknya bahkan satu minuman alkohol saja sudah cukup untuk meningkatkan risikonya," kata profesor kedokteran di Divisi Kardiologi di UCSF Dr. Gregory Marcus dalam sebuah pernyataan, diikutip dari Fox News.

Ilustrasi minuman beralkohol [Shutterstock]
Ilustrasi minuman beralkohol [Shutterstock]

"Hasil kami menunjukkan bahwa terjadinya fibrilasi atrium mungkin tidak acak atau tidak dapat diprediksi. Sebaliknya, mungkin ada cara yang dapat diidentifikasi dan dimodifikasi untuk mencegah riwayat aritmia jantung akut," imbuh Marcus.

Hasil studi itu juga mengaitkan setidaknya dua minuman beralkohol tingkatkan risiko fibrilasi atrium lebih dari tiga kali lipat selama empat jam kemudian.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, fibrilasi atrium, sering disebut AFib atau AF, merupakan jenis aritmia jantung yang paling umum terjadi di masyarakat. Aritmia terjadi ketika jantung berdetak terlalu lambat, terlalu cepat, atau dengan tidak teratur.

Para peneliti melakukan penelitian dengan merekrut pasien dari klinik rawat jalan kardiologi di UCSF, yang setidaknya pernah satu kali minum alkohol dalam satu bulan. Studi itu mengecualikan orang-orang dengan riwayat gangguan penggunaan zat atau alkohol.

Peserta ditugaskan untuk memakai monitor elektrokardiogram (EKG) selama sekitar empat minggu, menekan tombol setelah mengonsumsi minuman beralkohol ukuran standar. Mereka juga dilengkapi dengan sensor rekaman alkohol dan secara berkala menjalani tes darah yang menunjukkan konsumsi alkohol selama beberapa minggu sebelumnya.

Menurut UCSF, peserta penelitian rata-rata minum satu gelas setiap hari selama masa penelitian. Penelitian ini memiliki keterbatasan, termasuk kemungkinan peserta lupa menekan monitor, atau lalai melakukannya, meskipun pembacaan sensor tidak akan terpengaruh, menurut UCSF. 

Sampel juga tidak termasuk populasi umum, tetapi terbatas pada pasien dengan fibrilasi atrium yang sudah akut.

"Ini adalah bukti objektif dan terukur pertama bahwa paparan yang dapat dimodifikasi dapat sangat memengaruhi kemungkinan terjadinya episode AF," jelas Marcus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tes Kepribadian: Pilih, Mana Alkohol Pilihanmu? Karakter Aslimu Akan Terungkap

Tes Kepribadian: Pilih, Mana Alkohol Pilihanmu? Karakter Aslimu Akan Terungkap

Lifestyle | Senin, 30 Agustus 2021 | 06:30 WIB

Terindikasi Jual Miras hingga Prostitusi, Dalih Jakpro Tak Masukan 26 Kafe ke Program RAP

Terindikasi Jual Miras hingga Prostitusi, Dalih Jakpro Tak Masukan 26 Kafe ke Program RAP

News | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 16:00 WIB

Suka Minum Alkohol Sejak Muda? Waspada Masalah Jantung

Suka Minum Alkohol Sejak Muda? Waspada Masalah Jantung

Health | Rabu, 25 Agustus 2021 | 19:30 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB