Mengenal Sistem Gerak Pada Tubuh Manusia

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 02 September 2021 | 13:54 WIB
Mengenal Sistem Gerak Pada Tubuh Manusia
Ilustrasi sistem gerak tubuh manusia

Suara.com - Manusia bisa bergerak dengan bebas lantaran memiliki alat gerak yang kompleks. Meski terdiri dari bermacam-macam, alat gerak manusia dibedakan menjadi dua yaitu pasif dan aktif.

Otot termasuk dalam alat gerak aktif. Sedangkan alat gerak pasif contohnya adalah tulang. Dikutip dari Ruang Guru, berikut penjelasan lebih lengkap terkait alat gerak pasif dan alat gerak aktif.

Alat Gerak Pasif
Tulang disebut juga sebagai alat gerak pasif lantaran pergerakannya dibantu oleh otot.

Selain sebagai alat gerak pasif, tulang juga berfungsi untuk menyokong tubuh, memberi bentuk tubuh, menjadi tempat pembentukan sel darah, melindungi organ vital, dan menjadi tempat melekatnya otot. 

Tulang dibagi berdasarkan bentuk, sel penyusun, dan rangka tubuh. 

Ilustrasi berenang, sebagai bentuk manusia bergerak

1. Tulang Berdasarkan Bentuknya
Berdasarkan bentuknya, tulang dibagi menjadi tulang pipa, tulang pipih, dan tulang pendek. 

Tulang pipa memiliki bentuk panjang dan berbonggol di kedua ujungnya serta memiliki sumsum kuning. Contoh tulang pipa antara lain tulang lengan atas atau humerus. 

Sementara tulang pipih adalah tulang yang berbentuk lebar, pipih, dan mengandung sumsum merah. Contohnya, tulang penyusun tengkorak. 

Sedangkan tulang pendek memiliki bentuk pendek, kecil, dan mengandung sumsum merah. Contohnya, ruas-ruas jari.

baca juga

2. Tulang Berdasarkan Sel Penyusun
Berdasarkan sel penyusunnya, tulang dibedakan menjadi tulang rawan dan tulang keras. 

Tulang rawan disusun oleh sel kondrosit dan memiliki tiga jenis, yaitu tulang rawan hialin, tulang rawan elastin, dan tulang rawan fibrosa. 

Tulang rawan hialin disusun oleh  serabut kolagen yang jumlahnya lebih banyak daripada serabut elastin. Matriks tulang ini berwarna putih kebiruan. Tulang rawan hialin ini banyak terdapat pada persendian. 

Ilustrasi bersepeda
Ilustrasi bersepeda membuat manusia bergerak

Sedangkan kalau tulang rawan elastin memiliki warna matriks kekuningan dan disusun oleh serabut elastin yang jumlahnya lebih banyak dibanding serabut kolagen. Contoh tulang rawan elastin di antaranya daun telinga, epiglotis, dan trakea. 

Lalu, tulang rawan fibrosa hanya disusun oleh serabut kolagen dan warna matriksnya keruh dan gelap. Contoh tulang rawan fibrosa seperti ruas tulang belakang. 

Alat Gerak Aktif
Otot merupakan alat gerak aktif karena mampu berkontraksi dan melakukan relaksasi. Otot memiliki 3 jenis sifat, yaitu kontraktilitas (bisa memendek ketika kontraksi), ekstensibilitas (bisa memanjang ketika relaksasi), dan elastisitas (kemampuan otot untuk bisa kembali ke ukuran semula).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Pertama Sering Ngeluh Sakit Bahu, Zaskia Adya Mecca Ajak Terapi Tulang

Anak Pertama Sering Ngeluh Sakit Bahu, Zaskia Adya Mecca Ajak Terapi Tulang

Entertainment | Rabu, 01 September 2021 | 16:44 WIB

Apa itu Otot Polos? Ini Ciri-ciri, Jenis, Fungsi dan Letaknya

Apa itu Otot Polos? Ini Ciri-ciri, Jenis, Fungsi dan Letaknya

Tekno | Rabu, 01 September 2021 | 10:44 WIB

Viral Tunanetra Diberi Nasi Kotak, Publik Syok Pas Lihat Isinya: Astaghfirullah Kebangetan

Viral Tunanetra Diberi Nasi Kotak, Publik Syok Pas Lihat Isinya: Astaghfirullah Kebangetan

Batam | Selasa, 31 Agustus 2021 | 18:40 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×