facebook

Simak! Daftar 11 Provinsi dengan Kenaikan Kasus Covid-19 Tertinggi di Indonesia

M. Reza Sulaiman
Simak! Daftar 11 Provinsi dengan Kenaikan Kasus Covid-19 Tertinggi di Indonesia
Ilustrasi covid-19. (Pexels)

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM disebut mampu mengurangi angka kasus Covid-19 di Pulau Jawa.

Suara.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM disebut mampu mengurangi angka kasus Covid-19 di Pulau Jawa.

Sayangnya, menurut data dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, sejumlah daerah di luar Pulau Jawa masih mengalami kenaikan kasus.

"Ini perlu menjadi perhatian, masih ada 11 provinsi yang mengalami kenaikan kasus positif di bulan Agustus jika dibandingkan dengan bulan Juli," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito dalam jumpa pers virtual, Kamis (2/9/2021).

Lalu, mana saja 11 provinsi tersebut? Simak daftarnya berikut ini:

Baca Juga: Tambah 430 Pasien, Akumulasi Positif COVID-19 di Jakarta Capai 851.686 Kasus

  1. Aceh naik 152 persen,
  2. Sulawesi Tengah 111 persen,
  3. Gorontalo 57 persen,
  4. Kalimantan Selatan 47 persen,
  5. Sumatera Utara 44 persen,
  6. Kalimantan Utara 24 persen,
  7. Sulawesi Barat 24 persen,
  8. Bali 15 persen,
  9. Bangka Belitung 10 persen,
  10. Sulawesi Selatan 5 persen,
  11. Jambi 5 persen.
Sejumlah kendaraan melintas di Tol Dalam Kota, Jakarta, Senin (9/8/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Sejumlah kendaraan melintas di Tol Dalam Kota, Jakarta, Senin (9/8/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Wiku juga mengatakan ada sejumlah daerah yang tidak hanya mengalami kenaikan kasus COVID-19, tapi juga angka kematian.

"Pada kematian, dari 34 provinsi hanya 8 yang menunjukkan penurunan pada Agustus dibanding Juli, 5 provinsi ini mengalami kenaikan tertinggi," jelasnya.

  1. Bali naik 752 kasus,
  2. Sumatera Utara naik 610 kasus,
  3. Lampung naik 585 kasus,
  4. Kalimantan Selatan naik 501 kasus,
  5. Sulawesi Tengah naik 470 kasus.

Wiku meminta pemerintah daerah dan masyarakat tidak lengah melihat penurunan kasus secara nasional sebab data-data di atas membuktikan bahwa lonjakan pandemi masih terjadi.

"Kenaikan kasus harus tetap diantisipasi, mengingat saat ini sudah dilakukan pembukaan aktivitas sosial ekonomi bertahap, ditambah varian delta yang paling banyak ditemukan di Indonesia dibandingkan varian lainnya," ucap Wiku.

Sementara itu, data Satgas Covid-19 menyebut kasus positif COVID-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 8.955 orang pada Kamis (2/9/2021), sehingga total kasus menembus 4.109.093 orang.

Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta 2 September: Positif 430, Sembuh 837, Meninggal 10

Dari jumlah itu, ada tambahan 680 orang meninggal sehingga total menjadi 134.356 jiwa meninggal dunia. Kemudian, ada tambahan 21.208 orang yang sembuh sehingga total menjadi 3.798.099 orang lainnya dinyatakan sembuh.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar