Berjalan 15 Langkah Setiap 30 Menit Sekali Bisa Turunkan Risiko Penyakit Kronis

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 11 September 2021 | 14:36 WIB
Berjalan 15 Langkah Setiap 30 Menit Sekali Bisa Turunkan Risiko Penyakit Kronis
Ilustrasi berjalan. (Shutterstock)

Suara.com - Duduk selama berjam-jam jadi keseharian pekerja kantoran, dan jadi pemicu gangguan kesehatan seperti sakit pinggang, punggung atas, dan leher. Bahkan bisa juga menyebabkan penyakit kronis seperti diabetes, jantung, dan stroke.

Tapi sebuah penelitian terbaru membuktikan bahwa hanya dengan berdiri dan bergerak setiap 30 menit, selama tiga menit, bisa mengurangi dampak kesehatan akibat terlalu lama duduk.

Gerakan yang dimaksud, bisa berupa menaiki anak tangga, melompat, squat, atau bahkan hanya berjalan 15 langkah setiap 30 menit sekali, akan mampu mengontrol kadar gula dalam darah bagi pekerja kantoran.

Bergerak 30 menit sekali ini juga tidak akan menganggu alur kerja di kantor.

Dalam penelitian ini, subyek meliputi 16 pekerja paruh waktu dan pekerja kantoran yang berisiko terkena diabetes tipe 2. Hasilnya menunjukan bahwa jeda 3 menit ini bisa mewakili gerakan dasar dan minimum yang bisa melindungi kesehatan metabolisme tubuh.

Sedangkan gerakan 15 langkah dua kali setiap satu jam jadi awal yang baik, terlebih berjalan juga bisa punya manfaat dan bisa mengurangi durasi duduk yang berjam-jam.

Ditemukan juga kian kemari semakin banyak pekerja yang mengalami kelesuan postural. Data awal menunjukan, hal ini terjadi karena banyak warga dunia jadi lebih tidak aktif dibanding selama 2019.

"Ini karena setiap jam pekerja bangun dari duduk tapi dilakukan dengan posisi yang tidak bergerak, karena hanya berpindah tempat duduk atau berbaring, yang akhirnya meningkatan risiko sindrom metabolik dan diabetes tipe 2," ujar peneliti utama, mengutip Channel News Asia, Sabtu (11/9/2021).

Gaya hidup tidak aktif ini akhirnya membuat otot lembek, karena saat duduk otot di kaki sebagai organ tubuh yang perlu banyak energi ini selalu merasa lapar tapi tidak terkontraksi

Hasilnya, tubuh hanya membutuhkan sedikit bahan makan, dan mengambil sedikit gula di dalam alirah darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hindari 10 Kebiasaan Ini Jika Tidak Ingin Mendadak Kena Serangan Jantung

Hindari 10 Kebiasaan Ini Jika Tidak Ingin Mendadak Kena Serangan Jantung

Health | Selasa, 17 Agustus 2021 | 08:59 WIB

Tragis! Pegolf Muda Inggris Ini Meninggal usai Tidur Sambil Berjalan

Tragis! Pegolf Muda Inggris Ini Meninggal usai Tidur Sambil Berjalan

Sport | Senin, 16 Agustus 2021 | 14:11 WIB

Awas Kolesterol! Penderita Penyakit Kronis Batasi Asupan Daging Kurban

Awas Kolesterol! Penderita Penyakit Kronis Batasi Asupan Daging Kurban

Jawa Tengah | Selasa, 20 Juli 2021 | 15:05 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB