Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:02 WIB
Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total
ilustrasi Gedung Putih untuk resepsi pernikahan. (Pixabay/Pexels)
baca 10 detik
  • Rentetan tembakan bersenjata memaksa Gedung Putih melakukan lockdown total pada Sabtu malam.

  • FBI dan Garda Nasional turun tangan mengamankan area saat Donald Trump menegosiasikan kesepakatan Iran.

  • Ratusan turis serta jurnalis kepresidenan kocar-kacir menyelamatkan diri dari puluhan dentuman peluru.

Suara.com - Ancaman keamanan di ring satu Gedung Putih kembali memicu evaluasi serius setelah insiden baku tembak fatal pada Sabtu malam. Penembakan ini mengungkap kerentanan nyata pada pos pemeriksaan luar perimeter kepresidenan.

Seorang pria bersenjata tewas diterjang peluru petugas setelah nekat melepaskan tembakan ke arah agen dinas rahasia. Peristiwa menegangkan ini memaksa otoritas menerapkan status penguncian (lockdown) darurat di kediaman presiden.

Identitas pelaku dipastikan sebagai Nesire Best, pria yang memiliki rekam jejak gangguan kesehatan mental dan kriminalitas lokal. Kasus ini memperpanjang daftar ancaman nyata dari individu tidak stabil terhadap simbol negara.

Ilustrasi Gedung Putih (politico)
Ilustrasi Gedung Putih (politico)

Aksi nekat pelaku bermula sekitar pukul 18.00 waktu setempat di pos penjagaan padat aktivitas. Pelaku mendekati titik pemeriksaan lalu mengeluarkan senjata api secara tiba-tiba dari sebuah tas.

Merespons ancaman mematikan tersebut, aparat penegak hukum langsung mengambil tindakan taktis terukur untuk melumpuhkan target. Tindakan cepat ini berhasil mencegah jatuhnya korban jiwa di kalangan agen keamanan.

Dinas Rahasia Amerika Serikat menegaskan bahwa tindakan tegas diambil demi melindungi keselamatan objek vital negara. Kebijakan penggunaan kekuatan mematikan diterapkan karena situasi sudah sangat mengancam nyawa.

"Petugas membalas tembakan dan menembak tersangka, yang kemudian dibawa ke rumah sakit, tempat ia akhirnya meninggal dunia," kata Dinas Rahasia dalam pernyataan resminya.

Hingga saat ini, penyelidikan mendalam masih terus berjalan untuk mengungkap motif tersembunyi di balik serangan udara terbuka tersebut. Lembaga itu menyatakan, "Penembakan ini masih berada di bawah penyelidikan."

Drama baku tembak di kawasan pusat pemerintahan ini sayangnya turut melukai warga sipil yang berada di lokasi. Seorang pejalan kaki dilaporkan terkena peluru nyasar di tengah kekacauan situasi.

baca juga

Otoritas medis belum merilis informasi detail mengenai tingkat keparahan luka yang diderita oleh korban salah sasaran tersebut. Dinas Rahasia menambahkan, "Seorang pejalan kaki juga tertembak, tetapi belum jelas siapa yang melepaskan peluru yang melukai orang tersebut."

Enam pejabat senior penegak hukum yang menerima pengarahan resmi mengonfirmasi bahwa pelaku adalah wajah lama bagi kepolisian setempat. Masa lalu pelaku dipenuhi dengan catatan gangguan psikologis yang cukup mengkhawatirkan.

Presiden Donald Trump dipastikan berada di dalam gedung saat rentetan tembakan menggema di luar perimeter keamanan. Kendati demikian, tidak ada cedera yang dialami oleh presiden maupun para agen penjaga.

Pengetatan pengamanan di sekitar Jalan 17 dan Pennsylvania Avenue NW kini diperketat guna mengantisipasi potensi ancaman lanjutan. Insiden ini menjadi alarm keras bagi efektivitas sistem proteksi berlapis di ibu kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 07:43 WIB

Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini

Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:47 WIB

Skenario AS Jika Trump Diracun di China, Isi Surat Wasiat untuk JD Vance Terungkap

Skenario AS Jika Trump Diracun di China, Isi Surat Wasiat untuk JD Vance Terungkap

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:49 WIB

Terkini

Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat

Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:34 WIB

Prabowo dan Narendra Modi Sambangi Candi Prambanan, PM India Dijadwalkan Beribadah

Prabowo dan Narendra Modi Sambangi Candi Prambanan, PM India Dijadwalkan Beribadah

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:12 WIB

Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad

Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:46 WIB

Demo Pendukung MBG Digelar Hari Ini, 1.686 Personel Gabungan Turun Mengamankan

Demo Pendukung MBG Digelar Hari Ini, 1.686 Personel Gabungan Turun Mengamankan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:39 WIB

KPK Jangan Melempem! Usut Tuntas Skandal Amplop Menhut Raja Juli di Kasus Suap Hutan Kuansing

KPK Jangan Melempem! Usut Tuntas Skandal Amplop Menhut Raja Juli di Kasus Suap Hutan Kuansing

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:33 WIB

DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya

DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:08 WIB

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:39 WIB

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

×