Duh, Ahli sebut Kekurangan Zat Besi Bisa Bikin Kesehatan Mental Memburuk

M. Reza Sulaiman, Aflaha Rizal Bahtiar

Rabu, 15 September 2021 | 08:05 WIB
Duh, Ahli sebut Kekurangan Zat Besi Bisa Bikin Kesehatan Mental Memburuk
Makanan mengandung tinggi zat besi. (Shutterstock)

Suara.com - Kesehatan mental yang memburuk tidak hanya terjadi karena faktor lingkungan seperti tekanan dan stres. Kurang asupan zat besi kata ahli, juga bisa membuat kondisi kesehatan mental menurun.

Zat besi merupakan mineral alami yang memiliki peran penting dalam kesehatan tubuh, mulai dari meningkatkan kesehatan tulang, otot, jantung, hingga otak.

Dalam banyak kasus, kekurangan zat besi membuat seseorang rentan mengalami masalah kesehatan. Seperti kehilangan massa tulang, kram otot, kekebalan tubuh berkurang, kelelahan, penyakit jantung, otak, hati, hingga paru-paru.

Namun melansir dari Healthshots, kekurangan zat besi juga disebut berpengaruh terhadap kesehatan mental. Kurangnya asupan zat besi bisa meningkatkan risiko mengalamni kecemasan, serangan panik, depresi, paranoia, dan menurunnya fungsi kognitif otak.

Ilustrasi depresi. [Unsplash]
Ilustrasi depresi. [Unsplash]

Fakta ini telah diungkap lewat studi yang terbit di jurnal Psychiatry and Clinical Neurosciences, yang menyorot kekurangan zat besi yang dikaitkan dengan tekanan psikologis yang tinggi.

Seorang pakar gizi klinis Deepti Khatuja mengatakan, zat besi memiliki kunci penting dalam pembentukan sel darah merah. Hal ini dapat membantu memastikan bahwa oksigen mencapai seluruh bagian tubuh.

“Dalam jangka panjang, kekurangan zat besi tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik semata, tetapi juga pikiran Anda,” ungkapnya.

Ia mengatakan, penurunan konsentrasi juga dikaitkan dengan kekurangan zat besi. Selain itu, saat tubuh tidak mendapat oksigen yang cukup karena kekurangan zat besi, seseorang akan merasa sulit untuk mempertahankan daya fokus saat melakukan tugas sehari-hari.

Tak hanya itu, kekurangan zat besi bisa membuat suasana hati berubah dengan cepat.

“Mulai dari perubahan suasana hati hingga mudah marah. Seiring waktu, dalam beberapa kasus ini bisa menyebabkan kecemasan dan depresi. Jadi, semua masalah ini saling terkait,” ungkap Deepti Khatuja.

Risiko dari kekurangan zat besi juga menyebabkan mudah kelelahan. Seiring waktu, kelelahan secara fisik dapat memengaruhi rutinitas seseorang, bahkan ini bisa mengakibatkan produktivitas cenderung menurun.

Sebuah studi yang dilakukan sebelumnya, yang terbit di Journal of Nutritional Science, mengamati peserta yang kekurangan zat besi dengan diberikan suplemen zat besi. Dilaporkan, mereka yang mengonsumsi suplemen tersebut menunjukkan adanya peningkatan kesehatan mental yang baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Tentang Mie Ayam, Tapi Tentang Alasan untuk Tetap Hidup

Bukan Tentang Mie Ayam, Tapi Tentang Alasan untuk Tetap Hidup

Your Say | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:52 WIB

Cintai Tubuhmu: Mengapa Kesehatan Mental Jauh Lebih Penting daripada Angka di Timbangan

Cintai Tubuhmu: Mengapa Kesehatan Mental Jauh Lebih Penting daripada Angka di Timbangan

Your Say | Senin, 01 Juni 2026 | 19:10 WIB

Ketika Tubuhmu Sehat tapi Hidupmu Tetap Terasa Kosong

Ketika Tubuhmu Sehat tapi Hidupmu Tetap Terasa Kosong

Your Say | Senin, 01 Juni 2026 | 11:56 WIB

"Suamiku Lukaku" Hadir di CFD: Serentak 5 Kota, Ajak Publik Lebih Peduli Kesehatan Mental

"Suamiku Lukaku" Hadir di CFD: Serentak 5 Kota, Ajak Publik Lebih Peduli Kesehatan Mental

Entertainment | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:40 WIB

Dari Novel ke Layar Lebar, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Bawa Pesan Penting soal Kesehatan Mental

Dari Novel ke Layar Lebar, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Bawa Pesan Penting soal Kesehatan Mental

Your Say | Senin, 25 Mei 2026 | 16:52 WIB

Tertinggal di Usia Dewasa: Kecemasan Sunyi dalam We Are All Trying Here

Tertinggal di Usia Dewasa: Kecemasan Sunyi dalam We Are All Trying Here

Your Say | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:05 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Ulasan Buku Kamu Tidak Salah, Ketika Empati Menjadi Kunci Penyembuhan

Ulasan Buku Kamu Tidak Salah, Ketika Empati Menjadi Kunci Penyembuhan

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 06:21 WIB

Saat Regulasi Bertemu Realitas: Upaya Nyata Menjaga Kesehatan Mental Pekerja Rumah Tangga

Saat Regulasi Bertemu Realitas: Upaya Nyata Menjaga Kesehatan Mental Pekerja Rumah Tangga

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:12 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Terkini

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Health | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB