Banyak Artis Vaksin Covid-19 di Luar Negeri, Bisa Aktivasi PeduliLindungi?

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 15 September 2021 | 23:37 WIB
Banyak Artis Vaksin Covid-19 di Luar Negeri, Bisa Aktivasi PeduliLindungi?
Aplikasi PeduliLindungi pada ponsel pintar. [Antara]

Suara.com - Seiring dibukanya pintu masuk beberapa negara, maka perjalanan ke luar negeri di masa pandemi Covid-19 menjadi lebih memungkinkan.

Hal ini juga yang membuat tren figur publik serta artis yang mendapatkan vaksin booster di luar negeri ramai dibahas.

Padahal, WHO menganggap booster masih belum diperlukan mengingat cakupan vaksinasi dua dosis dunia yang belum tercapai.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menanggapi banyaknya artis yang melakukan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster di luar negeri.

Kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi, Rabu (15/9/2021), hal itu tidak jadi masalah.

Ia mengatakan bahwa pemerintah Indonesia tidak bisa melarang WNI mendapatkan booster di luar negeri lantaran Indonesia sedang fokus mengejar target vaksinasi Covid-19 kepada 208 juta penduduk di dalam negeri.

"Kalau ada warga negara Indonesia yang mau vaksinasi di luar negeri, silahkan saja," ujar Nadia.

Nadia bahkan mengatakan bahwa vaksinasi di luar negeri sudah difasilitasi oleh Kemenkes untuk kemudian bisa mengakses aplikasi PeduliLindungi.

Ini terlihat dengan diluncurkannya fitur baru di aplikasi PeduliLindungi, agar pemilik sertifikat vaksin Covid-19 non-Indonesia juga bisa mengaksesnya.

baca juga

"Ini tentu untuk memudahkan bagi warga asing maupun WNI yang mendapatkan vaksin di luar negeri," kata Chief Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes Setiaji dalam konferensi pers virtual beberapa waktu lalu.

Sementara itu di Indonesia, Nadia menegaskan tidak ada pemberian vaksin booster selain untuk tenaga kesehatan (nakes) atau mereka yang berisiko terpapar viral load virus corona lebih banyak dibanding orang awam.

Langkah yang diambil pemerintah ini juga mendapat dukungan dari Dokter Tirta Mandira Hudi atau yang akrab disapa dr. Tirta, bahkan melakukan vaksinasi Covid-19 di luar negeri tidak akan merugikan negara.

"Kalau mau booster tempat asing gimana? Itu pilihan lo, Anda mau ke Singapura, ke Malaysia atau ke Amerika Serikat, itu pilihan Anda. Lagian toh, itu uang-uang mereka, silahkan aja," timpal dr. Tirta.

Hingga per 15 September 2021 pukul 12.00 WIB, sudah ada 75,1 juta penduduk Indonesia yang mendapat suntikan vaksinasi dosis pertama.

Sedangkan 42,9 juta orang sudah mendapat vaksinasi Covid-19 lengkap, dua dosis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Penurunan Covid-19 Bergantung Pada Kegiatan Vaksinasi Daerah

Tren Penurunan Covid-19 Bergantung Pada Kegiatan Vaksinasi Daerah

Kaltim | Rabu, 15 September 2021 | 20:20 WIB

1.819 Dosis Sinovac di Aceh Tenggara Tak Terpakai, Begini Penjelasan Dinkes

1.819 Dosis Sinovac di Aceh Tenggara Tak Terpakai, Begini Penjelasan Dinkes

Sumut | Rabu, 15 September 2021 | 18:47 WIB

Dokter Tirta Sebut Vaksin Booster Tidak Efektif untuk Pejabat, Kenapa?

Dokter Tirta Sebut Vaksin Booster Tidak Efektif untuk Pejabat, Kenapa?

Health | Rabu, 15 September 2021 | 18:25 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×