Jangan Stres, Ini 10 Cara Bahagia untuk Ibu dan Anak di Tengah Pandemi

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 21 September 2021 | 17:20 WIB
Jangan Stres, Ini 10 Cara Bahagia untuk Ibu dan Anak di Tengah Pandemi
Ilustrasi ibu membacakan cerita/mendongeng. (Shutterstock)

Suara.com - Semua orang bisa mengalami stres di tengah pandemi, termasuk ibu dan anak. Beban ibu yang cukup besar di tengah pandemi, dapat berpengaruh pada kondisi psikisnya. Dan hal ini, mau tak mau juga ikut berdampak pada kondisi psikis anak. Lalu, adakah cara agar ibu dan anak tetap bahagia di tengah pandemi?

Pada sesi workshop dalam acara BincangShopee 10.10 Brands Festival: Rahasia Kebahagiaan Ibu & Anak di Tengah Pandemi, Selasa (21/9/2021), Samanta Elsener, M. Psi., Psikolog Anak dan Keluarga, membagikan 10 rahasia kebahagiaan ibu dan anak di tengah pandemi. Apa saja?

1. Menjaga koneksi dengan anak
Koneksi menjadi kunci utama antara hubungan ibu dan anak. Dengan menjaga koneksi yang baik, ibu dan anak bisa menjadi saling terbuka, dan tentunya meningkatkan kualitas hubungan antara keduanya menjadi lebih bahagia.

2. Memberikan validasi emosi
Ibu bisa menyiapkan diri untuk menjadi pendengar yang baik dan tulus untuk anak. Ketika anak bercerita, biarkan mereka dengan bebas mengekspresikan diri, perasaan dan apa yang ada di benak mereka.

3. Memiliki rutinitas bermain bersama
Bermain selalu menjadi hal yang menyenangkan untuk dilakukan bersama dengan anak. Ibu dapat memberikan permainan edukatif yang dapat melatih kreativitas, problem solving serta motorik anak. Sembari bermain, waktu bersama ini dapat menjadi quality time untuk mengenal anak lebih jauh.

4. Membacakan buku untuk anak sebelum tidur
Membaca buku cerita dongeng bisa menjadi pilihan yang efektif sebagai waktu untuk bonding dengan anak karena minimnya distraksi yang ada pada malam hari. Jangan lupa untuk ajak anak berdiskusi kecil mengenai nilai moral yang dapat dipelajari dari buku ceritanya.

Menurut Samanta, suara ibu akan terdengar sangat merdu di telinga anak. Dan terbiasa mendengar suara ibu saat mendongeng akan membuat kualitas tidur anak menjadi baik.

5. Mengajak anak terlibat di rumah
Libatkan anak dalam berbagai kegiatan di rumah. Kegiatan ini dapat dimulai dari hal kecil seperti mencuci piring bersama, mempersiapkan makan siang hingga memilih motif baju yang anak sukai. Perlahan, ibu bisa mulai mengajak mereka melakukan aktivitas dengan skala yang lebih besar dan bisa dilakukan outdoor seperti berkebun di halaman rumah.

6. Mendengarkan keluh kesah anak
Masa pandemi tentunya tidaklah mudah untuk dihadapi, apalagi bagi seorang anak. Dengan kemampuan untuk menjadikan ibu sebagai tempat berkeluh kesah, tentunya anak akan merasa lebih diperhatikan dengan disayangi.

7. Berolahraga bersama anak
Selain dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat dan bugar, berolahraga juga dapat meningkatkan kualitas kedekatan hubungan ibu dan anak. Ibu bisa melibatkan anak memilih jenis olahraga yang mudah dan praktis untuk dilakukan bersama, seperti senam, lompat tali, lempar bola, dan masih banyak lagi. Agar lebih kreatif, olahraga bisa juga dilakukan sambil bermain.

8. Membatasi penggunaan screen time
Hal ini berlaku baik untuk ibu dan anak. Jangan sampai waktu di rumah yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk quality time tetapi malah jadi sibuk sendiri dengan gadget masing-masing. Apabila anak terpengaruh oleh teknologi maka apa yang disampaikan oleh sekelilingnya belum tentu akan didengar apa lagi tertanam dalam pikirannya.

9. Banyak canda tawa di rumah
Ternyata, hal sesederhana dan sekecil bercanda tawa bersama di rumah sangat bisa membuat hubungan antara ibu dan anak menjadi lebih hangat dan meningkatkan perasaan bahagia keduanya. Jadi, jangan lupa untuk menyisihkan waktu sejenak di tengah kesibukan untuk berkumpul dan bercengkrama di ruang keluarga bersama anak.

10. Bernyanyi/membuat karya seni bersama anak
Kegiatan bernyanyi dan membuat karya seni dapat memperbaiki suasana hati. Ibu bisa menanyakan kepada anaknya tentang lagu kesukaannya untuk dinyanyikan bersama. Selain itu, membuat karya seni bersama juga dapat menjadi hal yang mengasyikan. Latihlah imajinasi anak, misalnya dengan bersama menggambar tempat yang ingin dikunjungi setelah pandemi usai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Kiat Ampuh Jaga Kesehatan Mental, Supaya Hidupmu Damai dan Bahagia!

4 Kiat Ampuh Jaga Kesehatan Mental, Supaya Hidupmu Damai dan Bahagia!

Your Say | Kamis, 16 September 2021 | 12:39 WIB

5 Langkah Detoksifikasi Pikiran, Hidup Jadi Lebih Tenang!

5 Langkah Detoksifikasi Pikiran, Hidup Jadi Lebih Tenang!

Your Say | Rabu, 15 September 2021 | 12:18 WIB

4 Rahasia Sukses dalam Percintaan, Yuk Diterapkan!

4 Rahasia Sukses dalam Percintaan, Yuk Diterapkan!

Your Say | Selasa, 14 September 2021 | 13:23 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB