Bukan 10.000 Langkah Kaki per Hari, Studi Ini Menyarankan Jumlah Baru

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Jum'at, 24 September 2021 | 19:26 WIB
Bukan 10.000 Langkah Kaki per Hari, Studi Ini Menyarankan Jumlah Baru

Suara.com - Kita mungkin selama ini mendengar angka 10.000 langkah jalan kaki untuk kesehatan tubuh. Angka ini sudah lama dianggap ideal sebagai target untuk dicapai dalam hal langkah harian yang diperlukan untuk meningkatkan kesehatan.

Memang, sejumlah penelitian dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa langkah kaki lebih banyak setiap hari terkait dengan risiko kematian dini yang lebih rendah.

Peneliti pun terus mencari tahu seberapa banyak langkah yang bermanfaat untuk tubuh.

Dalam studi terbaru, dilansir dari Science Alert, tim yang dipimpin oleh ahli epidemiologi aktivitas fisik Amanda Paluch dari University of Massachusetts, Amherst melacak lebih dari 2.000 pria dan wanita kulit hitam dan putih paruh baya, yang berasal dari empat kota berbeda di AS.

Kelompok tersebut dengan usia rata-rata di atas 45 tahun, memakai akselerometer yang melacak jumlah langkah harian dan intensitas langkah mereka selama jam bangun, saat mereka menjalani kehidupan mereka.

Ilustrasi Berjalan Kaki (Pexels/Yogendra)
Ilustrasi Berjalan Kaki (Pexels/Yogendra)

Bersifat observasional, peneliti menemukan di sini bahwa individu yang mengambil setidaknya 7.000 langkah per hari memiliki risiko kematian dini sekitar 50 hingga 70 persen lebih rendah, dibandingkan dengan mereka yang rata-rata kurang dari 7.000 langkah setiap hari dalam percobaan.

Menurut para peneliti, dengan meningkatkan volume langkah harian di antara orang-orang yang paling tidak aktif dalam populasi dapat memberikan perlindungan terbesar terhadap kematian.

"Langkah per hari adalah metrik yang sederhana dan mudah dipantau, dan mendapatkan lebih banyak langkah/hari mungkin merupakan cara yang baik untuk meningkatkan kesehatan," kata Paluch.

Namun setelah titik tertentu, langkah-langkah tambahan tampaknya tidak memiliki efek menguntungkan, setidaknya pada hasil spesifik itu.

"Mengambil lebih dari 10.000 langkah per hari tidak terkait dengan pengurangan risiko kematian lebih lanjut," para peneliti menjelaskan dalam studi mereka.

"7.000 langkah/hari mungkin merupakan tujuan besar bagi banyak individu yang saat ini tidak mencapai jumlah ini," lanjutnya.

Ini merupakan kabar baik, mengingat ambang 7.000 langkah tentu saja merupakan target yang lebih mudah dicapai daripada 10.000 langkah bagi orang yang tidak berjalan pada tingkat itu.

Tetapi bukan berarti 7.000 langkah adalah angka maksimal untuk langkah harian. Serta, bukan patokan jumlah terakhir yang mungkin akan kita dengar tentang topik ini, sebab masih banyak penelitian yang mungkin akan muncul dengan temuan berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Berjalan 10.000 Langkah Bisa Menurunkan Berat Badan? Begini Faktanya

Benarkah Berjalan 10.000 Langkah Bisa Menurunkan Berat Badan? Begini Faktanya

Health | Sabtu, 18 September 2021 | 20:30 WIB

Mau Perpanjang Umur, Yuk Perbanyak Aktivitas Berjalan Kaki

Mau Perpanjang Umur, Yuk Perbanyak Aktivitas Berjalan Kaki

Health | Minggu, 05 September 2021 | 11:37 WIB

Badut Jalan Kaki Tiap Hari Tempelkan Pesan di Punggung, Tulisannya Disorot

Badut Jalan Kaki Tiap Hari Tempelkan Pesan di Punggung, Tulisannya Disorot

Hits | Rabu, 25 Agustus 2021 | 09:50 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB