alexametrics

Jangan Anggap Sepele, Ini 5 Penyebab yang Bisa Sebabkan Pendarahan Otak

M. Reza Sulaiman
Jangan Anggap Sepele, Ini 5 Penyebab yang Bisa Sebabkan Pendarahan Otak
Ilustrasi pendarahan otak. (Pixabay.com)

Dokter mengatakan bahwa pendarahan otak pada dasarnya tidak terjadi secara tiba-tiba, kecuali pada korban kecelakaan. Simak ragam penyebabnya berikut ini.

Suara.com - Pendarahan otak yang dialami komedian Tukul Arwana membuatnya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Untuk itu, penting bagi masyarakat umum mengetahui penyebab-penyebab pendarahan otak.

dr. Subrady Leo Soetjipto Soepodo, Sp.BS, Dokter Spesialis Bedah Saraf Primaya Hospital Pasar Kemis, mengatakan bahwa pendarahan otak pada dasarnya tidak terjadi secara tiba-tiba, kecuali pada korban kecelakaan.

"Sakit kepala atau kebas di beberapa bagian tubuh seperti kebas pada kaki, tangan, atau wajah merupakan gejala dasar yang bisa terjadi dan sering diabaikan oleh banyak orang. Sakit kepala berulang menjadi salah satu indikasi terjadinya penyumbatan pembuluh darah sekitar 80 persen atau ada kemungkinan sebagian pembuluh darah pecah sekitar 20 persen. Baik penyumbatan pembuluh darah maupun pecahnya pembuluh darah dapat berakibat pada pendarahan pada otak," ujarnya, dalam keterangan pers yang diterima Suara.com.

Untuk itu, ia mengidentifikasi sejumlah penyebab yang bisa menyebabkan seseorang mengalami pendarahan otak. Apa saja?

Baca Juga: Putra Tukul Arwana dari Salatiga Langsung ke Jakarta Pantau Kondisi Ayahnya

Ilustrasi pendarahan otak. (Pixabay/VSRao)
Ilustrasi pendarahan otak. (Pixabay/VSRao)

1. Penyumbatan pembuluh darah

Seseorang yang berpotensi mengalami penyumbatan atau pecah pembuluh darah dapat mengamati fungsi bagian muka, bicara, gerak, dan menelan yang sudah tidak normal sebagai gejala yang paling mudah untuk dideteksi.

Hal-hal lain yang patut diwaspadai adalah ketika seseorang sering merasa pusing serta membutuhkan waktu atau tidak bisa langsung bangun dari posisi berbaring.

“Hal tersebut terjadi karena adanya perubahan tekanan dari posisi datar, duduk, atau tegak,” ujarnya.

2. Mengejan terlalu keras

Baca Juga: Usai Operasi Keadaan Tukul Arwana Mulai Membaik, Sudah Bisa Komunikasi

Mengejan terlalu keras ketika buang air besar, batuk berulang, atau batuk dengan menahan napas dapat menyebabkan seseorang tidak sadarkan diri secara tiba-tiba.

Komentar