Peneliti: Pedoman tentang Paparan Sinar Matahari sebagai Sumber Vitamin D Perlu Direvisi

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 28 September 2021 | 14:00 WIB
Peneliti: Pedoman tentang Paparan Sinar Matahari sebagai Sumber Vitamin D Perlu Direvisi
Perempuan dan sinar matahari. (Shutterstock)

Suara.com - Para peneliti yang menerbitkan studi baru di PNAS, pada Senin (27/9/2021), menyarankan untuk merevisi ulang pedoman paparan sinar matahari untuk mendapat vitamin D.

Peneliti dari King's College London, Inggris, menguji kembali panjang gelombang radiasi ultraviolet (UVR) yang optimal untuk mendapatkan vitamin D pada kulit manusia.

Medical Xpress melaporkan, UVR dari sinar matahari dapat menyebabkan kulit terbakar dan kanker kulit. Tapi di sisi lain, ini juga menjadi sumber vitamin D yang penting untuk menjaga kesehatan tulang serta sistem kekebalan tubuh.

Para peneliti yang dipimpin oleh Profesor Antony Young dari King's College London mengukur kadar vitamin D pada 75 sukarelawan muda yang sehat pada sebelum, selama, serta setelah paparan terhadap lima sumber UVR buatan.

Sumber UVR buatan memiliki panjang gelombang yang berbeda serta jumlah radiasi UVB (sinar penyebab kanker kulit) yang berbeda juga.

Bangun pagi, kasur,sinar matahari (Pixabay/Skitterphoto)
Bangun pagi, kasur,sinar matahari (Pixabay/Skitterphoto)

Tujuannya adalah untuk membandingkan manfaat paparan sinar matahari dengan risiko terbakar serta kanker kulit.

Setelahnya, peneliti menemukan bahwa temuan sebelumnya merupakan bukan prediktor akurat untuk mendapat manfaat dari UVR.

"Studi kami menunjukkan bahwa perhitungan risiko versus manfaat dari paparan sinar matahari mungkin perlu dievaluasi kembali," jelas Antony Young.

Menurutnya, temuan ini tepat waktu. Sehingga komite teknis global, Commission internationale de l'éclairage, yang menetapkan standar UVR dapat mendiskusikan temuannya untuk mengevaluasi kembali ketergantungan panjang gelombang sebagai sumber vitamin D.

"Penelitian lebih lanjut dari kelompok kami akan menentikan perhitungan risiko atau manfaatnya," tandas Young.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ronaldo Pamer Foto Berjemur di Manchester, Rashford: Kamu Membawa Sinar Matahari

Ronaldo Pamer Foto Berjemur di Manchester, Rashford: Kamu Membawa Sinar Matahari

Bola | Selasa, 07 September 2021 | 12:09 WIB

Studi: Paparan Sinar Matahari Tingkatkan Gairah Romatis Pasangan

Studi: Paparan Sinar Matahari Tingkatkan Gairah Romatis Pasangan

Health | Kamis, 26 Agustus 2021 | 09:38 WIB

9 Artis Korea Punya Alergi Tak Biasa, Buah hingga Sinar Matahari

9 Artis Korea Punya Alergi Tak Biasa, Buah hingga Sinar Matahari

Entertainment | Rabu, 25 Agustus 2021 | 07:55 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB