Ahli Ungkap Potensi Munculnya Varian Baru Virus Corona dari Indonesia Jika Hal Ini Terjadi

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 28 September 2021 | 18:10 WIB
Ahli Ungkap Potensi Munculnya Varian Baru Virus Corona dari Indonesia Jika Hal Ini Terjadi
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Pembatasan mobilitas masyarakat dimaksudkan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19. Secara tidak langsung, larangan berkerumun di area publik juga perlu dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya mutasi virus Corona tersebut.

Meski hingga saat ini virus Corona di Indonesia didominasi varian yang berasal dari luar negeri, bukan tidak mungkin akan muncul juga mutasi baru secara lokal.

"Kita juga harus ingat bahwa mutasi itu bisa terjadi dalam negeri sendiri. Karena kalau terjadi banyak penularan, banyak virus bereplikasi, banyak berkembang biak dan dalam perkembangbiakan itu dia bisa terjadi mutasi," kata Ahli Biostatistik, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dr. Iwan Ariwan, M.S.P.H., dalam webinar Satgas Covid-19, Selasa (28/9/2021).

Ia menjelaskan bahwa mutasi sebenarnya merupakan kesalahan replikasi virus saat berkembangbiak di dalam tubuh manusia. Semakin banyak virus berkembang biak, maka semakin besar kemungkinan terjadinya kesalahan replikasi yang menjadikannya varian baru.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

"Jadi masalah kalau yang timbul adalah mutan yang lebih menular atau efek yang lebih parah atau dia bisa lari dari antibodi. Jadi dia kurang mempan terhadap vaksinasi," kata dokter Iwan.

Oleh sebab itu, aturan pembatasan mobilitas perlu diberlakukan oleh pemerintah meski tidak bisa selalu diperketat, lanjut dokter Iwan. 

Sebab bagaimanapun juga, aktivitas sosial dan ekonomi harus tetap berjalan. Sehingga langkah buka tutup aturan pembatasan mobilitas beberapa kali juga harus diterapkan.

Hanya saja, menurut dokter Iwan, pembatasan mobilitas sebenarnya hanya bersifat sementara. Karena itu, diperlukan program vaksinasi agar transmisi juga bisa dicegah walaupun aktivitas di luar rumah kembali dilonggarkan. 

"Kemudian kita cegah juga orang yang sudah positif Covid-19 dan harus yang masih isolasi untuk jangan masuk ke tempat umum. Karena mereka jadi sumber penularan kepada banyak orang," ujarnya. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Bikin Simulasi Peta Antibodi Covid-19, Apa Fungsinya?

Ilmuwan Bikin Simulasi Peta Antibodi Covid-19, Apa Fungsinya?

Health | Selasa, 28 September 2021 | 13:43 WIB

Sembuh dari Virus Corona, Wanita Ini Alami Long Covid Hampir Setahun!

Sembuh dari Virus Corona, Wanita Ini Alami Long Covid Hampir Setahun!

Health | Selasa, 28 September 2021 | 14:30 WIB

Muncul Virus Corona Varian R1, Apakah Sudah Masuk Ke Indonesia?

Muncul Virus Corona Varian R1, Apakah Sudah Masuk Ke Indonesia?

Health | Selasa, 28 September 2021 | 09:27 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×