Studi Buktikan Lingkungan Hijau dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Anak

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Selasa, 05 Oktober 2021 | 09:42 WIB
Studi Buktikan Lingkungan Hijau dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Anak
Ilustrasi

Suara.com - Lingkungan hijau di sekitar rumah terbukti dapat meningkatkan kesehatan mental anak. Hal ini dibuktikan lewat studi yang terbit dalam Pediatrics, di mana data dari 300 penelitian sebelumnya menyebutkan, lingkungan hijau di sekitar rumah dan sekolah sangat bermanfaat bagi anak.

Mengutip dari Healthshots, beberapa data meneliti efek anak-anak dari komunitas terpinggirkan, yang menunjukkan ada manfaat dari paparan alam yang lebih nyata buat mereka.

"Dengan melihat cakupan penuh dari bukti kuantitatif yang ada, kami melihat betapa pentingnya akses ke alam untuk kesehatan fisik dan mental anak," ungkap penulis studi utama Amber Fyfe-Johnson, sekaligus Profesor di WSU’s Institute for Research and Education to Advance Community Health (IREACH).

Amber menambahkan, "Akses ke alam dan manfaat yang menyertainya, merupakan sebuah kebutuhan, bukan kesenangan. Sayangnya tidak semua anak dapat melakukan kontak dengan alam secara teratur."

"Hal ini sebagian disebabkan oleh urbanisasi, peningkatan waktu menatap layar, dan gaya hidup dalam ruangan yang lebih banyak duduk," lanjut Amber.

Meski temuan ini mungkin belum jelas bagi sebagian orang, namun American Academy Of Pediatrics merekomendasikan waktu bermain di luar ruangan bagi anak. Sebab data meyakinkan, ada manfaat kesehatan tak terbantahkan jika anak terkena paparan alam secara langsung.

Di samping itu, menurut Profesor di Seattle Children’s Research Institute Tandon, informasi mengenai manfaat paparan alam bagi anak ini dapat menjadi bentuk dukungan bagi penyedia layanan kesehatan anak serta pembuat kebijakan. Salah satunya mempromosikan manfaat bermain di alam sebagai tempat mereka tinggal, bermain, sekaligus belajar.

Selain itu, menurut Amber Fyfe-Johnson, bukti sebelumnya menunjukkan kontak dengan alam dan ruang hijau, dapat bermanfaat bagi kesehatan yang lebih besar. Terutama bagi sebagian populasi yang kurang beruntung untuk menangkal beberapa efek racun dari kemiskinan.

"Kami berharap pekerjaan kami akan membantu peningkatan akses alam dan hasil kesehatan untuk anak-anak, selain mengurangi kesenjangan kesehatan di masa anak-anak," pungkas Amber.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaat Makan Sayur dan Buah untuk Kesehatan Mental Anak dan Berita Kesehatan Menarik Lain

Manfaat Makan Sayur dan Buah untuk Kesehatan Mental Anak dan Berita Kesehatan Menarik Lain

Health | Senin, 04 Oktober 2021 | 20:33 WIB

Anak yang Makan Buah dan Sayuran Setiap Hari Punya Kesehatan Mental yang Lebih Baik

Anak yang Makan Buah dan Sayuran Setiap Hari Punya Kesehatan Mental yang Lebih Baik

Health | Senin, 04 Oktober 2021 | 09:04 WIB

Praktisi: Isu Kesehatan Mental Belum Dianggap Penting di Sektor Pendidikan

Praktisi: Isu Kesehatan Mental Belum Dianggap Penting di Sektor Pendidikan

Lifestyle | Rabu, 15 September 2021 | 10:54 WIB

Terkini

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB