WHO Setujui Penggunaan Vaksin Malaria RTS,S Buatan Inggris di Afrika

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 07 Oktober 2021 | 15:52 WIB
WHO Setujui Penggunaan Vaksin Malaria RTS,S Buatan Inggris di Afrika
Ilustrasi vaksin malaria (Pixabay/qimono)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), telah memberikan izin untuk anak-anak Afrika menerima suntikan vaksin malaria yang dikembakan di Inggris.

Vaksin malaria yang disebut RTS,S ini pertama kali diperkenalkan dalam program percontohan dua tahun lalu di Ghana, Kenya dan Malawi. Lalu, 800 ribu anak sudah diberikan suntikan vaksin malaria tersebut.

Kini, giliran vaksin malaria ini akan diluncurkan di seluruh wilayah Afrika sub-Sahara dan di wilayah lain dengan penularan malaria tingkat sedang hingga tinggi.

Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, direktur jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyebut persetujuan vaksin malaria ini termasuk dalam momen bersejarah.

"Vaksin malarian ini sudah lama ditunggu anak-anak sebagai terobosan sains untuk kesehatan anak dan mengendalikan malaria. Vaksin ini pun dipercaya bisa menyelamatkan puluhan ribu jiwa setiap tahunnya" kata Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus dikutip dari The Sun.

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi malaria (Shutterstock)

Dalam beberapa tahun terakhir, WHO dan mitranya telah melaporkan stagnasi yang sedang berlangsung terhadap penyakit mematikan itu.

Ada lebih dari 100 jenis parasit malaria. Vaksin RTS,S menargetkan salah satu yang paling mematikan dan paling umum di Afrika, yakni Plasmodium falciparum.

Vaksin malarian ini akan diberikan dalam satu dosis setahun selama 4 tahun, mulai dari anak usia 5 bulan dan anak yang membawa potongan parasit tidak berbahaya untuk melatih sistem kekebalan tubuh untuk melawannya.

Sebelumnya, hasil uji coba vaksin malaria yang dibuat oleh GlaxoSmithKline di London selama 30 tahun bisa menurunkan kematian hingga 30-70 persen bila digunakan bersama pil anti-malaria.

baca juga

Profesor Sir Brian Greenwood dari London School of Hygiene & Tropical Medicine telah memainkan peran penting dalam percobaan dan penelitian vaksin malaria sejak dimulainya RTS,S.

"Ini menjadi hari bersejarah untuk malaria. Pertama kalinya, kami memiliki vaksin yang direkomendasikan untuk penggunaan lebih luas di Afrika, di mana penyakit malaria ini menjadi endemik di sana," kata Profesor Sir Brian.

Karena, malaria masih menjadi penyebab Utama kematian, terutama di kalangan anak-anak di Afrika. Hadirnya vaksin RTS,S ini tidak memberikan perlindungan lengkap, tapi ini cukup menjadi solusi bagi kesehatan global ke depannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah 70 Tahun, WHO Nyatakan China Bebas Malaria

Setelah 70 Tahun, WHO Nyatakan China Bebas Malaria

Health | Kamis, 07 Oktober 2021 | 14:50 WIB

Dibuat Selama 30 Tahun, WHO Izinkan Vaksin Mosquirix untuk Pasien Malaria Anak

Dibuat Selama 30 Tahun, WHO Izinkan Vaksin Mosquirix untuk Pasien Malaria Anak

Health | Kamis, 07 Oktober 2021 | 12:02 WIB

52 Negara di Afrika Baru Baru Dapat Vaksin Covid-19 Lengkap Sebesar 2 Persen Populasi

52 Negara di Afrika Baru Baru Dapat Vaksin Covid-19 Lengkap Sebesar 2 Persen Populasi

Health | Sabtu, 02 Oktober 2021 | 14:55 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×