Pentingnya Diagnosis Depresi Sejak Dini, Dampaknya Bisa Merambat ke Penyakit Fisik!

Minggu, 10 Oktober 2021 | 16:28 WIB
Pentingnya Diagnosis Depresi Sejak Dini, Dampaknya Bisa Merambat ke Penyakit Fisik!
Ilustrasi depresi. [Unsplash]

Suara.com - Tepat hari ini, Minggu (10/10/2021) merupakan peringatan untuk Hari Kesehatan Mental Dunia 2021. Fokus utama tahun ini adalah depresi, yang banyak terjadi akibat pandemi virus corona. Depresi memengaruhi sekitar 15% hingga 20% populasi.

Meski secara teknis depresi merupakan gangguan mental, masalah ini juga bisa memengaruhi kesehatan fisik serta kesejahteraan penderitanya.

Depresi meningkatkan hormon stres kortisol atau adrenalin yang dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh.

“Stres yang tidak diobati dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan mental dan fisik, terutama depresi dan hipertensi (tekanan darah tinggi) dan diabetes," tutur konsultasn senior psikiater Santosh Bangar, dari Rumah Sakit Global, Parel.

Bangar melanjutkan bahwa depresi juga dapat menyebabkan atau memperburuk masalah kesehatan fisik. Inilah mengobati depresi sejak dini sangat penting.

ilustrasi pria sedang depresi (pexels/cottonbro).
ilustrasi pria sedang depresi (pexels/cottonbro).

Selain itu, Bangar juga menjelaskan beberapa penyakit yang dapat dipicu oleh depresi kepada Hindustan Times, yakni:

1. Penyakit jantung

Hormon stres adrenalin mempercepat detak jantung dan membuat pembuluh darah mengencang, membuat tubuh dalam kondisi darurat berkepanjangan. Seiring waktu, ini dapat menyebabkan sakit jantung.

Beberapa studi menunjukkan jika depresi tidak diobati, ada peningkatan risiko terkena serangan jantung dan kematian setelah serangan jantung.

Baca Juga: 4 Artis Ini Bersuara Kesehatan Jiwa, Ada yang Depresi Dibully di Medsos

2. Penyakit autoimun

Depresi dan stres dapat berdampak negatif pada sistem kekebalan tubuh sehingga meningkatkan kemungkinan infeksi dan penyakit autoimun.

Penelitian terbaru menunjukkan tampaknya ada hubungan antara peradangan dan depresi, meskipun hubungan pastinya tidak jelas.

3. Kanker

Jenis kanker tertentu, terutama usus, sering terjadi pada orang yang mengalami depresi. Penyebab pastinya tidak diketahui, tetapi tampaknya terkait dengan jalur inflamasi dan racunnya.

Pasien depresi yang memiliki gaya hidup tidak sehat seperti merokok dan konsumsi minuman beralkohol lebih berisiko tinggi terkena kanker lainnya, seperti kanker lambung, pankreas, paru-paru, hingga ginjal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI