Indonesia Dapat 2 Juta Vaksin Pfizer, Kemenkes Langsung Kirim ke 12 Provinsi Ini

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 11 Oktober 2021 | 11:13 WIB
Indonesia Dapat 2 Juta Vaksin Pfizer, Kemenkes Langsung Kirim ke 12 Provinsi Ini
Kedatangan vaksin Pfizer di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (10/10/2021). (foto: istimewa)

Suara.com - Indonesia kembali dapat tambahan dosis vaksin Covid-19 hari ini, Minggu (10/10). Menjadi pengiriman ke-87, Indonesia kedatangan 2.000.700 vaksin Pfizer yang dibeli langsung dari produsen.

Vaksin dalam bentuk jadi itu akan langsung didistribusikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ke 12 Provinsi.

"Pembelian vaksin ini untuk menjaga stok vaksin di Tanah Air. Saat ini vaksin yang diterima Indonesia 280.527.920 dosis, baik dalam bentuk bulk atau bahan baku maupun vaksin jadi," kata Juru Bicara Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi, dalam keterangan tertulis Satgas Penanganam Covid-19, Minggu (10/10) kemarin.

Vaksin tiba di dua bandara, yakni Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang dan Bandara Juanda di Jawa Timur.

Nadia menyampaikan, vaksin yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta akan didistribusikan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepulauan Riau, Dinkes Jambi.

Kemudian, Dinkes Bengkulu, Dinkes Riau, Dinkes Sumatera Utara, Dinkes Aceh, Dinkes Nusa Tenggara Timur, Dinkes Kalimantan Selatan, Dinkes Nusa Tenggara Barat, Dinkes Gorontalo, dan Dinkes Jawa Barat. 

Sedangkan vaksin yang tiba di Bandara Juanda akan didistribusikan ke Dinkes Jawa Timur.

Menurut Nadia, pemerintah terus mengoptimalkan percepatan penyebarluasan vaksin ke seluruh daerah di Indonesia, agar bisa didapatkan hingga ke masyarakat terpencil dan terluar.

"Pemerintah terus berupaya keras dalam mengamankan stok vaksin dan mempercepat distribusinya ke seluruh Indonesia termasuk distribusi yang dikirimkan langsung ke propinsi untuk memperpendek rantai distribusi dan mempercepat akses serta pemerataan berbagai jenis atau merek vaksin bagi seluruh masyarakat," ucap Nadia.

Ia kembali mengingatkan, masyarakat segera divaksinasi dan tidak perlu pilih-pilih jenis vaksin. Nadia menekankan bahwa semua jenis vaksin Covid-19 aman dan berkhasiat. Di sisi lain, masyarakat harus tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

"Karena vaksin bukan satu-satunya tameng untuk melindungi diri dari Covid-19 pada saat kita melakukan aktivitas di ruang publik," ucapnya.

Selain itu, pemerintah terus mendorong pemerintah daerah, terutama yang capaian vaksinasinya masih rendah, untuk melakukan percepatan dan perluasan program vaksinasi utamanya untuk kelompok masyarakat rentan seperti lansia. 

Nadia mengungkapkan, masih ada beberapa daerah yang cakupan vaksinasinya masih rendah, baik untuk vaksinasi dosis satu maupun dosis dua terhadap lansia. Daetah tersebut di antaranya, Sumatera Barat, Aceh, Papua, dan Maluku Utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahap ke 87, Dua Juta Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia

Tahap ke 87, Dua Juta Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia

Bekaci | Senin, 11 Oktober 2021 | 07:45 WIB

Indonesia Kembali Datangkan 2 Juta Lebih Vaksin Pfizer, Langsung Disebar ke 12 Provinsi

Indonesia Kembali Datangkan 2 Juta Lebih Vaksin Pfizer, Langsung Disebar ke 12 Provinsi

News | Senin, 11 Oktober 2021 | 07:10 WIB

Vaksinasi Covid-19 di Negara Miskin Penting Dilakukan, Ini Alasannya

Vaksinasi Covid-19 di Negara Miskin Penting Dilakukan, Ini Alasannya

Kaltim | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 19:39 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB