Bandung Jadi Kota Kedua di Indonesia dengan Dampak Polusi Udara Terbesar Bagi Kesehatan

Vania Rossa

Senin, 11 Oktober 2021 | 21:06 WIB
Bandung Jadi Kota Kedua di Indonesia dengan Dampak Polusi Udara Terbesar Bagi Kesehatan
Ilustrasi Polusi Udara. (pexels)

Suara.com - Polusi udara telah menjadi bahaya laten global yang tidak surut, termasuk bagi masyarakat Indonesia. Di sisi lain, dengan adanya pandemi, kegiatan luar ruangan terutama olahraga makin diminati masyarakat. Masyarakat pun harus bijak merencanakan waktu dan durasi terbaik dalam beraktivitas di luar ruangan secara aman.

Nafas, sebuah aplikasi pemantauan data kualitas udara lokal, hadir guna membantu masyarakat untuk mengetahui tingkat polusi udara di suatu lokasi, sehingga bisa memilih waktu yang tepat untuk berkegiatan di luar rumah dan memastikan kesehatannya dapat tetap terjaga.

Kini, nafas resmi berekspansi jaringan sensor kualitas udara di Bandung dan Surabaya. Terdapat 5 sensor udara telah ditempatkan di Bandung dan 4 di Surabaya.

Dengan tambahan ini, total terdapat hampir 130 sensor udara Nafas yang beroperasi termasuk di Jabodetabek, Bali, dan Yogyakarta. Setiap sensor itu dapat memberikan data kualitas udara secara real-time bagi pengguna melalui aplikasi.

Dengan jaringan sensor yang sudah terpasang, diharapkan kualitas udara ini bisa dipakai publik dengan baik dengan aplikasi yang mudah dipakai dan dibaca.

Sering dianggap sebagai kota dengan udara bersih, nyatanya laporan terbaru Indeks Kualitas Udara berjudul “Polusi Udara di Indonesia dan Dampaknya terhadap Angka Harapan Hidup” memaparkan bahwa Bandung merupakan kota kedua di Indonesia dengan dampak polusi terbesar terhadap kesehatan masyarakat.

Di sisi lain, Surabaya juga merupakan kota metropolitan di Jawa yang padat dengan kendaraan bermotor, sehingga berkontribusi terhadap polusi udara yang signifikan.

“Merupakan misi Nafas sejak awal untuk terus berekspansi ke kota-kota besar di Indonesia untuk memastikan data kami dapat diakses dan memberikan manfaat untuk setiap individu di Indonesia. Kehadiran kami di Bandung dan Surabaya merupakan langkah penting dalam merealisasikan misi tersebut. Ekspansi ini baru menjadi awal dari perluasan kami di kota-kota lainnya pada tahun 2022,” jelas Nathan Roestandy selaku Co-Founder dan CEO Nafas, dalam sebuah pernyataan tertulis yang diterima Suara.com.

Dengan komunitas pengguna nafas yang terus tumbuh baik melalui aplikasi maupun media sosial, nafas mampu melakukan pin point secara spesifik di lokasi-lokasi di Bandung dan Surabaya sehingga masyarakat lokal dapat mengakses data kualitas udara di lokasi-lokasi tersebut secara akurat.

baca juga

Di Bandung, sensor kualitas udara akan ditempatkan di wilayah Kayuambon, Sukamenak, Kertamulya, Manjahlega, dan Lagadar. Sementara di Surabaya, akan dioperasikan di Medokan Ayu, Kertajaya, Jemur Wonosari, dan Krembangan Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Polusi Udara Telah Menyebabkan Banyak Kematian di Benua Afrika

Studi: Polusi Udara Telah Menyebabkan Banyak Kematian di Benua Afrika

Health | Minggu, 10 Oktober 2021 | 15:48 WIB

DKI Jakarta Jadi Kota dengan Kualitas Udara Terburuk Keenam di Dunia

DKI Jakarta Jadi Kota dengan Kualitas Udara Terburuk Keenam di Dunia

Foto | Selasa, 05 Oktober 2021 | 13:54 WIB

4 Jenis Polusi yang Berbahaya Bagi Lingkungan dan Hidup Manusia

4 Jenis Polusi yang Berbahaya Bagi Lingkungan dan Hidup Manusia

Health | Senin, 04 Oktober 2021 | 07:15 WIB

Terkini

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Bukan Anti-Bahasa Baku, Gen Z Hanya Belum Temukan Cara Belajar yang Relevan

Bukan Anti-Bahasa Baku, Gen Z Hanya Belum Temukan Cara Belajar yang Relevan

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp539 Miliar di Kuartal III-2026

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp539 Miliar di Kuartal III-2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah

Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Kapolri Siapkan Program Poliran, Pengangguran Dilatih agar Tak Terjerumus Kriminalitas

Kapolri Siapkan Program Poliran, Pengangguran Dilatih agar Tak Terjerumus Kriminalitas

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Birokrasi No Viral No Justice: Kenapa Pelayanan Publik Selalu Dipersulit?

Birokrasi No Viral No Justice: Kenapa Pelayanan Publik Selalu Dipersulit?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Apakah Minyak Zaitun Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Begini Cara Pakai yang Efektif

Apakah Minyak Zaitun Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Begini Cara Pakai yang Efektif

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial

Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Konser Andrea Bocelli Berdampak Ekonomi Besar dan Efektif Promosikan Pariwisata Indonesia

Konser Andrea Bocelli Berdampak Ekonomi Besar dan Efektif Promosikan Pariwisata Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:07 WIB

Harapan Warga Muara Angke: Tolong Segera Bangun Tanggul Penahan Banjir Rob!

Harapan Warga Muara Angke: Tolong Segera Bangun Tanggul Penahan Banjir Rob!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:03 WIB

×