alexametrics

Viral Video Bule Pamer Makan Buah Ciplukan, Ini 5 Manfaatnya Bagi Kesehatan

Risna Halidi | Dinda Rachmawati
Viral Video Bule Pamer Makan Buah Ciplukan, Ini 5 Manfaatnya Bagi Kesehatan
Ilustrasi buah ciplukan (Elements Envato)

Bahkan buah yang populer dengan nama golden berry tersebut kini banyak dijual di supermarket dan toko makanan kesehatan dengan harga ratusan ribu perkilonya.

Suara.com - Buah ciplukan sangat umum dijumpai di Indonesia karena tanaman ini termasuk tanaman liar yang sering ada di sawah kering, hutan hingga tegalan.

Rasanya yang segar dan memiliki sejuta manfaat kesehatan, membuat buah dengan nama ilmiah Physalis peruviana ini makin naik daun.

Bahkan buah yang populer dengan nama golden berry tersebut kini banyak dijual di supermarket dan toko makanan kesehatan dengan harga ratusan ribu perkilonya.

Kepopuleran ciplukan yang tumbuh unik karena ditutupi oleh perbesaran kelopak bunga ini bahkan juga sampai ke luar negeri.

Baca Juga: Viral, Pengajian Dipimpin Google Assistant, Warganet: Belajar Tajwidz dan Makharijul

Bule makan buah ciplukan (TikTok)
Bule makan buah ciplukan (TikTok)

Inilah yang membuat video bule yang tampak sedang menikmati ciplukan viral di TikTok dan ramai dikomentari warganet Indonesia.

Diunggah akun @anna.antonje, bule tersebut terlihat memamerkan kotak kecil berisi ciplukan dengan ukuran besar.

Buah yang juga disebut cecendet oleh orang Sunda ini tampak berwarna kekuningan. Melihat ciplukan dibungkus dalam kotak kemasan yang rapi, membuat warganet Indonesia keheranan.

Bagaimana tidak. mereka biasa menjumpainya di semak-semak dan bebas memetiknya. Bahkan terkadang ciplukan dibiarkan tumbuh begitu saja tanpa ada yang memetiknya.

Video ini bahkan telah dilihat hingga 6,5 juta kali dengan berbagai komentar lucu. Serta mengumpulkan lebih dari 350 ribu tanda suka.

Baca Juga: Psikolog UGM Sebut Masih Banyak PR untuk Benahi Sistem Kesehatan Mental di Indonesia

"That is ciplukan Anna. We usually found it in the galengan, kebon, semak rungsep," kata @mauxxxx.a.a.

Komentar