Vaksin Covid-19 Covaxin Kantongi Izin untuk Anak-Anak Usia 2 hingga 18 Tahun

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:30 WIB
Vaksin Covid-19 Covaxin Kantongi Izin untuk Anak-Anak Usia 2 hingga 18 Tahun
Ilustrasi anak-anak, vaksin Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)

Suara.com - Laporan terbaru menyampaikan Covaxin salah satu vaksin Covid-19 telah mendapatkan persetujuan resmi untuk diberikan kepada anak-anak di India.

Menurut laporan, vaksin Covaxin yang dikembangkan oleh Bharat Biotech yang berbasis di Hyderabad, telah direkomendasikan untuk digunakan pada anak-anakusia 2 - 18 tahun oleh The Subject Expert Committee (SEC), sebuah panel ahli tentang vaksinasi di India.

Rekomendasi penggunaan vaksin Covid-19 Covaxin untuk anak usia 2 tahun oleh SEC telah diserahkan kepada Drugs Controller General of India (DGCI), yang memberikan persetujuan terakhir.

"Setelah pertimbangan terperinci, komite mengizinkan vaksin Covid-19 Covaxin untuk anak-anak sejak usia 2 hingga 18 tahun untuk penggunaan terbatas dalam situasi darurat," penyataan SEC dikutip dari Times of India.

Covaxin merupakan vaksin Covid-19 dengan kandungan virus corona tidak aktif, yang sebelumnya diberikan kepada orang dewasa di India. Vaksin Covid-19 ini memiliki tingkat kemanjuran 71 persen terhadap virus corona Covid-19 dan variannya.

Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

Para pengembang pun telah memulai uji klinis vaksin Covid-19 ini di pusat AIIMS tertentu di seluruh negeri. Mereka ingin menguji tingkat kemanjuran vaksin tersebut pada anak-anak kelompok usia yang lebih muda.

Sayangnya, belum jelas kapan vaksin Covid-19 ini akan tersedia dan mulai disuntikan kepada anak-anak dan remaja.

Perkembangan vaksin Covid-19 ini akan membuat anak-anak yang tinggal di India setara dengan anak-anak di negara lain yang sedang memprioritaskan vaksinasi untuk anak-anak.

Tapi, rekomendasi penggunaan Covaxin untuk anak sejak usia 2 tahun oleh SEC ini tergantung pada beberapa kondisi.

baca juga

Sesuai laporan, Bharat Biotech harus memperhatikan beberapa kondisi sebelum vaksin Covid-19 buatannya digunakan sepenuhnya pada anak-anak.

"Pengembang Covaxin akan melanjutkan penelitian sesuai Whole Virion, Inactivated CoronaVirus Vaccine protokol uji klinis yang disetujui," kata laporan tersebut.

Selain itu, jurusan farmasi juga harus membuat daftar informasi peresepan, lembar fakta vaksin, karakteristik produk, data KIPI dan KIPI setiap 15 hari selama dua bulan pertama, sesuai dengan Aturan Uji Klinis yang diamanatkan di India.

Langkah ini termasuk langkah terbaik, mengingat laporan jumlah kasus virus corona Covid-19 pada anak-anak yang jauh lebih tinggi dan sebentar lagi gelombang ketiga virus corona mungkin akan terjadi.

Selain vaksin Covid-19 Covaxin, ZyCOV-D yang merupakan vaksin Covid-19 unik dengan DNA yang juga sedang dikembangkan agar bisa diberikan kepada anak-anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti: Kombinasi 2 Vaksin Covid-19 yang Berbeda Picu Efek Samping Lebih Banyak

Peneliti: Kombinasi 2 Vaksin Covid-19 yang Berbeda Picu Efek Samping Lebih Banyak

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:26 WIB

Rusia Akan Lakukan Uji Coba Vaksin Covid-19 Sputnik V Versi Semprotan Hidung

Rusia Akan Lakukan Uji Coba Vaksin Covid-19 Sputnik V Versi Semprotan Hidung

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:13 WIB

Amankah Suntik Vaksin Flu dan Booster Vaksin Covid-19 Bersamaan?

Amankah Suntik Vaksin Flu dan Booster Vaksin Covid-19 Bersamaan?

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:11 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB