4 Fakta Obat Covid-19 Ronapreve yang Segera Digunakan Australia

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 17 Oktober 2021 | 21:35 WIB
4 Fakta Obat Covid-19 Ronapreve yang Segera Digunakan Australia
Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)

Suara.com - Pemerintah Australia mengumumkan negaranya akan menggunakan obat ronapreve untuk pasien Covid-19 mulai akhir bulan ini. Obat tersebut dibuat oleh Regeneron Pharmaceuticals dengan Roche. 

Obat ronapreve sebenarnya telah jadi perbincangan publik sejak Oktober 2020. Ketika itu dikabarkan kalau mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminum obat tersebut selama terinfeksi Covid-19 pada Juli lalu.

Setelahnya, ronapreve mendapat izin penggunaan darurat di lebih dari 20 negara, termasuk AS, Jepang, dan India. Obat tersebut digunakan untuk mengobati atau mencegah infeksi Covid-19 dengan kondisi parah, meskipun tidak bisa disebut jadi pengganti vaksinasi. 

Diberikan melalui suntikan atau infus, obat ini ditujukan untuk orang-orang yang berisiko tinggi mengembangkan keparahan Covid-19.

Ilustrasi Covid-19 [Foto: Antara]
Ilustrasi Covid-19 [Foto: Antara]

Obat ini juga dapat diberikan kepada orang yang sudah menunjukkan gejala atau mereka yang baru saja terpapar dengan seseorang yang terinfeksi untuk menurunkan risiko terkena virus.

Berdasarkan hasil uji klinis fase 3 terhadap pasien Covid-19 rawat inap berisiko tinggi, menunjukkan bahwa obat ronapreve bisa mencegah kematian hingga 70 persen dan mengurangi durasi gejala hingga empat hari.

Ronapreve termasuk dalam kelas obat yang disebut antibodi monoklonal, atau mAbs. Molekul jenis itu yang diproduksi di laboratorium dengan meniru antibodi alami yang dibuat oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit.

Dikutip dari The Conversation, berikut fakta mengenai obat ronapreve:

1. Mencegah virus menempel pada reseptor
Kandungan obat terdiri dari dua antibodi monoklonal, casirivimab dan imdevimab. Keduanya dirancang untuk menghentikan virus corona yang menempel pada reseptor ACE2 yang terdapat di permukaan sel saluran pernapasan manusia. Virus mengikat reseptor untuk masuk ke dalam sel, di mana ia dapat bereplikasi sebelum menginfeksi sel lain.

2. Berasal dari sel imun penyintas Covid-19
Salah satu mAb berasal dari sel imun penangkal Covid-19 yang diambil dari penyintas. Sedangkan mAb lainnya diproduksi pada tikus yang dimodifikasi secara genetik untuk memiliki sistem kekebalan manusia. 

Keuntungan menggabungkan keduanya adalah mereka menargetkan dua bagian berbeda dari protein lonjakan, banyak di antaranya menonjol dari virus corona, inilah yang digunakan untuk mengikat dengan ACE2. Selain itu, kombinasi itu juga bisa mengurangi kemungkinan virus keluar dari sistem kekebalan tubuh.

3. Mirip terapi konvalesen
Efek dari pengobatan itu diklaim bisa meningkatkan kekebalan tubuh pasien. Sehingga memungkinkan respons kekebalannya segera membersihkan virus dan bisa sembuh dari infeksi. 

Dalam hal itu, cara kerjanya disebut mirip dengan terapi plasma konvalesen, di mana antibodi dari orang yang telah pulih dari penyakit diambil lewat darah dan diberikan kepada orang lain untuk meningkatkan kemampuan pasien melawan penyakit.

Namun, keuntungan dengan mAbs adalah semuanya identik, sehingga hanya mengikat virus corona itu sendiri. Oleh karena itu, kemungkinan lebih kecil untuk menyebabkan efek samping daripada plasma darah, yang mengandung campuran antibodi dan berisiko merusak sel-sel lain di dalam tubuh.

4. Hasil uji klinis
Ronapreve telah menjalani sejumlah uji klinis di seluruh dunia. Menurut perusahaan pengembanh, penelitian telah dilakukan terhadap 16.000 pasien Covid-19 pada Juli 2021, baik yang dirawat di rumah sakit maupun yang tidak dirawat di rumah sakit telah menerima obat selama masa uji coba. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Australia Pakai Obat Covid-19 Renopreve dan Berita Hits Kesehatan Lainnya

Australia Pakai Obat Covid-19 Renopreve dan Berita Hits Kesehatan Lainnya

Health | Minggu, 17 Oktober 2021 | 20:41 WIB

Australia Pakai Obat Covid-19 Ronapreve,  Diklaim Bisa Cegah Kematian Hingga 70 Persen

Australia Pakai Obat Covid-19 Ronapreve, Diklaim Bisa Cegah Kematian Hingga 70 Persen

Health | Minggu, 17 Oktober 2021 | 20:05 WIB

Update 17 Oktober 2021: RSD Wisma Atlet dan Pulau Galang Masih Rawat Ratusan Pasien Covid

Update 17 Oktober 2021: RSD Wisma Atlet dan Pulau Galang Masih Rawat Ratusan Pasien Covid

News | Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:37 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB