Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Kembang Kol Punya Khasiat Bagi Penyandang Diabetes

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:48 WIB
Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Kembang Kol Punya Khasiat Bagi Penyandang Diabetes
Ilustrasi kembang kol. (sumber: Shutterstock)

Suara.com - Diabetes menjadi salah satu tantangan penyakit yang dialami oleh masyarakat Indonesia. Salah satu kunci pengendalian diabetes ialah dengan mengatur pola makan.

Tapi tahukah kalau ternyata kembang kol adalah sayuran yang memiliki manfaat besar bagi tubuh terutama untuk para penyandang diabetes dan penderita masalah kolesterol.

Ini karena kandungan seratnya yang tinggi, dan membantu mengurangi kadar kolesterol dalam darah dan bermanfaat untuk mengontrol glukosa darah dengan baik.

Dikutip dari ANTARA, selain menjadi makanan ideal untuk menurunkan kadar glukosa darah, kembang kol merupakan makanan yang memiliki khasiat penting bagi kesehatan tubuh. Antara lain, ia memiliki kandungan kalori yang rendah dan cocok untuk diet penurunan berat badan.

Ilustrasi kembang kol. (Pixabay.com/congerdesign)
Ilustrasi kembang kol. (Pixabay.com/congerdesign)

Di sisi lain, kembang kol adalah sayuran dengan sifat diuretik dan depuratif, berkat jumlah air dan kalium dalam komposisinya. Selain itu sayuran ini juga memiliki kandungan natrium yang rendah.

Dilansir dari laman Tododisca, orang dengan diabetes cenderung mengumpulkan banyak kadar glukosa dalam darah, karena hormon insulin yang kurang berfungsi atau bahkan tidak berproduksi baik. Insulin merupakan zat yang bertanggung jawab untuk mengatur kadar glikemia.

Oleh karena itu penderita diabetes harus mengontrol pola makannya untuk menghindari asupan produk yang secara cepat meningkatkan kadar glukosa darah. Dengan demikian, kembang kol selain menjadi makanan dengan kekuatan antioksidan dan manfaat kesehatan yang besar lainnya, juga cocok untuk menurunkan kadar glukosa darah.

Ketika seseorang memiliki kadar glukosa darah yang terlalu tinggi, itu disebut hiperglikemia, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan hingga kerusakan organ tubuh.

Dalam hal ini, hiperglikemia dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, yang bertanggung jawab untuk mengangkut darah ke organ vital. Oleh karena itu, dapat menyebabkan masalah jantung, penyakit ginjal, stroke atau bahkan gangguan penglihatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Nih Sederet Manfaat Kembang Kol Bagi Pengidap Diabetes

Ini Nih Sederet Manfaat Kembang Kol Bagi Pengidap Diabetes

Malang | Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:15 WIB

7 Manfaat Madu Hitam, Termasuk Meningkatkan Vitalitas Pria Dewasa

7 Manfaat Madu Hitam, Termasuk Meningkatkan Vitalitas Pria Dewasa

Lifestyle | Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:00 WIB

7 Manfaat Daun Sirih untuk Kesehatan, Obat Luka Bakar hingga Meredakan Keputihan

7 Manfaat Daun Sirih untuk Kesehatan, Obat Luka Bakar hingga Meredakan Keputihan

Lifestyle | Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB