Alasan Mengapa Lelaki Tua Punya Jenggot, Kumis, dan Alis Lebih Tebal Dibanding Saat Muda

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 25 Oktober 2021 | 15:56 WIB
Alasan Mengapa Lelaki Tua Punya Jenggot, Kumis, dan Alis Lebih Tebal Dibanding Saat Muda
Ilustrasi jenggot. [Shutterstock]

Suara.com - Jika diperhatikan banyak lelaki tua yang alisnya semakin lebat seolah tidak pernah berhenti bertumbuh. Di sisi lain, rambut perempuan cenderung semakin menipis seiring bertambahnya usia.

Lantas pertanyaanya, mengapa bulu wajah lelaki seperti kumis, jenggot hingga alis lebih lebat saat di usia tua?

Proses pemanjangan bulu wajah lelaki tua lebih cepat karena dipengaruhi tingginya kadar hormon testosteron.

Hormon ini memiliki efek yang lebih besar pada folikel rambut dari waktu ke waktu. Hal ini sebagaimana diungkap Dokter Kulit Chicago Skin Clinic, dr. Danilo Del Campo.

Fakta ini kebalikan dari hormon estrogen yang dimiliki perempuan, akan meningkatkan pertumbuhan dan diameter rambut, tapi kadar hormon ini cenderung menurun saat perempuan mengalami menopause.

"Hormon dan berbagai respon lain terhadapnya adalah alasan utama perbedaan rambut lelaki dan rambut perempuan," ungkap Del Campo mengutip Live Science, Senin (25/10/2021).

Sering kali lelaki memiliki kadar androgen, khususnya hormon testosteron yang lebih banyak, dibandingkan kadar androgen pada perempuan.

Androgen adalah istilah sekumpulan hormon, dan testosteron adalah hormon yang paling aktif dan dominan pada sekumpulan hormon itu.

Padahal androgen inilah yang jadi alasan rambut lelaki di usia senja lebih cepat tumbuh, sedangkan hormon estrogen saat perempuan menopause sudah tidak lagi diproduksi.

Selama masa pubertas, androgen inilah yang bertanggung jawab atau pertumbuhan rambut di wajah, lengan dan punggung.

Androgen juga bekerja di tempat yang sangat spesifik seperti area kemaluan, dada, wajah dan ketiak selama masa pubertas, sekumpulan hormon inilah yang bertugas merangsang pertumbuhan rambut.

Namun pada lelaki, seiring bertambahnya usia folikel rambut jauh lebih sensitif. Saat lebih sensitif terhadap androgen, maka hormon menjaga masa hidup rambut jadi lebih rama, yang akhirnya membuat pertumbuhan rambut jadi lebih lebat dan tebal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Ini Pede Punya Jenggot Panjang, Malah Jadi Populer di Situs Dewasa

Wanita Ini Pede Punya Jenggot Panjang, Malah Jadi Populer di Situs Dewasa

Lifestyle | Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:43 WIB

Agar Tak Cepat Habis Perempuan Ini Ngalis Pakai Pulpen, Hasilnya Jadi Sorotan

Agar Tak Cepat Habis Perempuan Ini Ngalis Pakai Pulpen, Hasilnya Jadi Sorotan

News | Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:12 WIB

Iis Dahlia Dikatai Mirip Cowok, Reaksi Suami di Luar Dugaan

Iis Dahlia Dikatai Mirip Cowok, Reaksi Suami di Luar Dugaan

Entertainment | Senin, 18 Oktober 2021 | 11:59 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB