Saran Dokter Terkait Hal yang Bisa Dilakukan untuk Mengatasi Masalah Long Covid-19

Risna Halidi

Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:44 WIB
Saran Dokter Terkait Hal yang Bisa Dilakukan untuk Mengatasi Masalah Long Covid-19
Ilustrasi Long Covid-19 (Envato)

Suara.com - Berdasarkan data yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai lebih dari 4 juta kasus.

Adapun dari data komunitas penyintas Covid-19 yaitu Covid Survivor Indonesia, 70 persen dari para penyintas Covid-19 alami gejala jangka panjang yang dikenal dengan istilah Long Covid.

Long Covid adalah gejala yang terus timbul, dan dialami oleh pasien Covid-19 dalam kurun waktu tiga bulan lebih meski telah dinyakan negatif.

Menurut para ahli, Long Covid terjadi karena adanya peradangan hebat akibat badai sitokin, yakni ketika tubuh bekerja terlalu aktif sehingga berisiko merusak jaringan-jaringan tubuh.

Berbicara dalam acara webinar Viradef dari Biotek Farmasi Indonesia beberapa waktu lalu, Dokter Spesialis Paru, dr. Handoko Gunawan, Sp.P, FCPP menjelaskan terkait gejala Long Covid.

Di antaranya adalah lelah berkepanjangan, tidak enak badan setelah beraktivitas, hingga gangguan fungsi otak. Hal senada diucapkan Dokter Spesialis Fisik dan Rehabilitasi, dr. Darmadi Gunawan, Sp.KFR.

"Varian keluhan seperti sakit kepala, sesak napas, ansietas, nyeri dada, gangguan konsentrasi, mual, muntah, demam, diare, anosmia juga dilaporkan dapat dialami oleh pasien Long Covid", katanya dikutip Suara.com dari siaran pers.

Lalu bagaimana cara mengatasi gejala Long Covid ini? Para dokter menyarankan penderita Long Covid untuk menjaga pola makan dengan gizi seimbang, rutin mengonsumsi asupan cairan sebanyak 2 liter, dan melakukan aktivitas sesuai program dari fisioterapi.

Dukungan vitamin dan mineral juga sangat dianjurkan karena berguna untuk memperkuat sistem imun tubuh.

baca juga

Salah satunya adalah vitamin yang dapat menghambat TMPRSS2, yang mengaktivasi virus corona penyebab sakit Covid-19 masuk ke dalam sel tubuh.

Dokter Handoko mengatakan, vitamin seperti Viradef dapat digunakan untuk penderita Long Covid karena memiliki komponen yang dapat membantu mengatasi peradangan seperti yang tertulis dalam beberapa jurnal ilmiah independen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyintas Covid-19 Usia 40 Tahun Berisiko Hilang Ingatan, Ini Faktanya

Penyintas Covid-19 Usia 40 Tahun Berisiko Hilang Ingatan, Ini Faktanya

Sumbar | Rabu, 27 Oktober 2021 | 15:15 WIB

Waduh! Studi Ungkap Penyintas Covid-19 Usia 40 Tahun Berisiko Kehilangan Ingatan

Waduh! Studi Ungkap Penyintas Covid-19 Usia 40 Tahun Berisiko Kehilangan Ingatan

Health | Rabu, 27 Oktober 2021 | 09:27 WIB

Ilmuwan Mengimbau Pentingnya Perawatan Long Covid-19, Dinilai Sangat Melemahkan

Ilmuwan Mengimbau Pentingnya Perawatan Long Covid-19, Dinilai Sangat Melemahkan

Health | Selasa, 26 Oktober 2021 | 19:50 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB