Ilmuwan Mengimbau Pentingnya Perawatan Long Covid-19, Dinilai Sangat Melemahkan

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 26 Oktober 2021 | 19:50 WIB
Ilmuwan Mengimbau Pentingnya Perawatan Long Covid-19, Dinilai Sangat Melemahkan
ilustrasi masker (stocksnap.io)

Suara.com - Pada beberapa orang, infeksi virus corona dapat menyebabkan gejala yang berlangsung selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan walau sudah sembuh. Para ahli menyebut kondisi dengan sindrom pasca Covid-19 atau long Covid.

Mengenai hal ini, sebuah studi baru membahas dampak buruk bagi pasien long Covid. Studi menyebut gejala long Covid memengaruhi cara penderita berpikir.

"Penelitian kami dan ilmuwan lain telah menunjukkan bahwa ini (gejala long Covid) memengaruhi kemampuan orang dalam membuat rencana, menyitesis informasi, dan melakukan aktivitas pekerjaan sehari-hari mereka," jelas Direktur Inovasi Rehabilitasi, David Putrino, dari Rumah Sakit Mount Sinai, New York.

Menurutnya, para penderita mengalami hilang ingatan dan ketidakmampuan membentuk ingatan baru hingga kesulitan berbicara, lapor CNBC.

"Ini adalah kondisi yang sangat melemahkan dengan masalah kognitif serius," sambungnya.

INFOGRAFIS: Apa Saja Gejala Long Covid-19 yang Patut Diwaspadai?
INFOGRAFIS: Apa Saja Gejala Long Covid-19 yang Patut Diwaspadai?

Dalam studi ini, peneliti memeriksa berapa lama Covid-19 dapat memengaruhi kemampuan penderita dalam bekerja. Mereka menemukan hampir setengah dari long hauler ini mengatakan mereka tidak bisa kembali bekerja secara maksimal.

Studi ini juga menemukan hampir dua pertiga pasien Covid dalam jangka panjang mengeluhkan kabut otak, yang mencakup hilangnya ingatan.

Putrino menggarisbawahi bahwa long Covid merupakan masalah yang sangat nyata.

"Perlu banyak perhatian diberikan dalam memberikan perawatan jangka panjang kepada pasien terkena dampak," tuturnya.

baca juga

Kondisi ini memengaruhi penyintas Covid-19 dari segala usia dan tidak bergantung pada infeksi yang diderita sebelumnya.

"Kita perlu mengatur dan mulai melibatkan kelompok pemerintah dalam memberikan perawatan jangka panjang bagi pasien yang telah sakit lebih dari setahun sekarang, tanpa akhir yang nyata," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih dari 50 Persen Penyintas Virus Corona Alami Long Covid-19, Apa Sebabnya?

Lebih dari 50 Persen Penyintas Virus Corona Alami Long Covid-19, Apa Sebabnya?

Health | Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:03 WIB

Banyak Anak Alami Long Covid-19, Apa Saja Gejalanya?

Banyak Anak Alami Long Covid-19, Apa Saja Gejalanya?

Health | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 11:30 WIB

Selain Long Covid-19, Peneliti Juga Temukan Kasus Flu Panjang

Selain Long Covid-19, Peneliti Juga Temukan Kasus Flu Panjang

Health | Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:30 WIB

Terkini

Bernardo Tavares Persembahkan Gelar Piala Presiden 2026 untuk Bonek dan Bonita

Bernardo Tavares Persembahkan Gelar Piala Presiden 2026 untuk Bonek dan Bonita

Jatim | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli  Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Video | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z

Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang

Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang

Lampung | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini

Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:44 WIB

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:43 WIB

×