Mengenal Infeksi Luka Operasi: Klasifikasi dan Masalah Kesehatan yang Bisa Terjadi

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 28 Oktober 2021 | 15:49 WIB
Mengenal Infeksi Luka Operasi: Klasifikasi dan Masalah Kesehatan yang Bisa Terjadi
Ilustrasi luka. (Shutterstock)

Suara.com - Luka operasi yang tidak dirawat dengan benar berisiko sebabkan infeksi daerah operasi (IDO). Suatu kondisi disebut IDO, jika infeksi terjadi di daerah bekas operasi dan dalam kurun waktu 30 hari pascabedah dilakukan.

Khusus operasi bedah implan, atau penanaman alat dalam tubuh, risiko IDO terjadi hingga 1 tahun pascabedah.

"Dan operasi yang dilakukan biasanya bukan terkait dengan penyakit infeksi," kata dokter spesialis bedah Dr. dr. Warsinggih, Sp.B-KBD., dalam webinar Eugenia Communication, Kamis (28/10/2021).

Dari kondisi infeksi, IDO diklasifikasikan menjadi tiga. Di antarnya:

1. Superfisial yang berarti infeksi hanya terjadi di area permukaan kulit bagian luar dan jaringan subkutis. Meski begitu, menurut dokter Warsinggih, infeksi superfisial juga tidak boleh dianggap enteng.

Karena bisa menyebabkan nyeri yang cukup mengganggu dan bisa saja keluar cairan dari bekas luka operasi.

2. Deep. Artinya infeksi terjadi di lapisan lebih dalam bahkan mengenai otot. Akan tetapi, tidak sampai mengenai organ dalam.

3. Organ/rongga. Dokter Warsinggih mengatakan, infeksi ini biasanya terjadi pada pasien yang menjalani operasi perut. Infeksi bisa mencapai organ atau berbentuk rongga di dalam perut.

Infeksi ini cukup serius karena biasa memerlukan tindakan pembedahan kembali untuk mencegah perluasaan infeksi ke organ lain.

baca juga

"Pada umumnya, bekas operasi yang mengalami infeksi beberapa tanda salah satu yang paling umum menjadi merah, bengkak di sekutar luka jahitan, bisa disertai nanah yang keluar atau darah. Tidak jarang disertai rasa sakit luar biasa atau nyeri pada luka, rasa hangat disekitar area luka. Beberapa orang bisa sampai demam," tutur dokter Warsinggih.

Kondisi juga gejala IDO yang dialami pasien bisa berbeda-beda. Demikian pula penanganan medisnya, kata dokter Warsinggih. Hal itu tergantung dari tingkat keparahan IDO yang terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Manfaat Minyak Bulus, Ternyata Tak Hanya Cegah Impoten

7 Manfaat Minyak Bulus, Ternyata Tak Hanya Cegah Impoten

Lifestyle | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 22:54 WIB

Dokter Zaidul Akbar Tak Sarankan Para Ibu Melahirkan Lewat Operasi Caesar, Ini Alasannya

Dokter Zaidul Akbar Tak Sarankan Para Ibu Melahirkan Lewat Operasi Caesar, Ini Alasannya

Sumbar | Selasa, 31 Agustus 2021 | 15:15 WIB

Persalinan Irish Bella Dipercepat, Adakah Bahaya Bekas Luka Caesar Menipis?

Persalinan Irish Bella Dipercepat, Adakah Bahaya Bekas Luka Caesar Menipis?

Health | Kamis, 17 September 2020 | 17:23 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×