Cegah Anak Rakus, Ini 5 Kesalahan Orangtua Saat Mengenalkan Makanan ke Anak

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Senin, 01 November 2021 | 16:11 WIB
Cegah Anak Rakus, Ini 5 Kesalahan Orangtua Saat Mengenalkan Makanan ke Anak
ilustrasi anak gangguan makan. (Shutterstock)

Tahun pertama kehidupan orang tua memberi makan anak-anak sesuai permintaan, terutama ASI atau susu formula.

Tetapi ketika anak memasuki dunia makanan, dari situlah mulai mengatakan “saya lapar” karena bosan, kesal atau sekedar ingin makan biskuit.

Apa yang harus dilakukan sebagai gantinya? Gabungkan apa yang disebut para peneliti sebagai “pemberian makanan berbasis struktur” ini adalah rutinitas makan di mana makanan dan camilan berada pada waktu yang dapat diprediksi dan dimakan di meja.

Hal ini memungkinkan anak-anak untuk fokus pada rasa lapar dan kenyang, tidak makan karena alasan tidak lapar dan mendapatkan jumlah makanan yang dibutuhkan.

4. Memberikan semua barang perhatian

Entah itu mengomel pada anak-anak untuk makan lebih sedikit, menghadiahi anak dengan permen, menjauhkan permen untuk disiplin atau mengatakan betapa buruknya ketika makan permen bagi kesehatan, semua ini hanya memberi perhatian lebih pada permen. Hal ini membuat barang lebih diinginkan.

Orang tua dapat menggantinya dengan menetralkan kekuatan barang dengan menyajikannya pada waktu yang dapat diprediksi, memungkinkan anak-anak menikmatinya tanpa rasa bersalah dan menciptakan apa yang disebut “kebijakan barang fleksibel.”

Ini adalah penawaran permen biasa sehingga anak-anak tahu apa yang diharapkan.

5. Mengabaikan efek stres

Baca Juga: Biasakan Anak Makan Buah dan Sayur, Dokter Zaidul Akbar: Gunakan Prinsip Otoriter!

stres berlebihan dikaitkan dengan peningkatan asupan makanan padat energi secara keseluruhan. Banyak anak-anak stres tetapi orang tua mengabaikannya.

Menurut survey WebMD yang harus dilakukan orang tua sebagai gantinya adalah waspadai bagaimana stres mempengaruhi seluruh keluarga.

Mulailah dengan tiga perilaku yang membantu orang mengatasi stres makan seimbang. Aktivitas fisik dan tidur menjadikannya bagian dari rutinitas harian keluarga. Carilah penyebab stres tersembunyi untuk mengolahnya. (Kontributor: Elisa Naomi)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI